Partai Kami Lebih Advance dari Cambridge Analytica
- VIVA/Dhana Kencana
![]()
Berapa jumlah anggota Partai Garuda yang tercatat di DPP?
Kalau yang tercatat itu totalnya 697 ribu anggota seluruh indonesia. Sementara itu, partai-partai lain itu kan sekitar 400 ribuan rata-rata. Itu angka yang tercatat ketika verifikasi KPU. Dan, sekarang saat mungkin bertambah, karena kita adalah partai baru yang sangat paham dengan teknologi. Kita ini jauh-jauh hari mempersiapkan, mulai dari pendaftaran. Kita gunakan sebuah sistem yang sedemikian rupa, sehingga kita bisa mengumpulkan masyarakat. Kalau kemarin sempat ada kasus di Pilpres AS soal Cambridge Analitica, itu contoh pemanfaatan yang salah. Nah, kita itu bisa jauh lebih advance dari itu. Itu sebabnya kita bisa menjangkau masyarakat.
Kapan Partai Garuda didirikan?
3 April 2018 itu persisnya kami tiga tahun, sejak kami melakukan kongres pertama. Tanggal 16 April 2015, kami ditetapkan sebagai partai politik oleh Kemenkumham.
Berikutnya, mengapa Anda mendirikan partai>>>
Mengapa Anda mendirikan partai ini?
Partai ini berawal dari diskusi dengan teman-teman. Salah satu partner diskusi adalah Sekjen saya sekarang. Juga ada beberapa pengurus DPP dan DPD lainnya. Diskusi kita waktu itu, bagaimana kita bisa berperan aktif di perpolitikan Indonesia. Karena saya tahu persis, di Indonesia demokrasinya itu harus berproses melalui partai politik. kalau ingin merebut “kekuasaan," jalannya melalui politik. Kalau ingin duduk di parlemen, itu juga harus melalui jalur politik, bukan menjadi pengusaha dan lain sebagainya. Dan, pintunya itu bukan melalui Ormas, tapi partai politik.
Kesimpulannya, untuk bergerak lebih leluasa dalam politik, kita sepakat untuk tidak membentuk Ormas, tapi kita membentuk partai politik sendiri. Itu awalnya. Banyak juga teman-teman yang awalnya saya ajak berdiskusi mereka tidak mau bergabung karena tidak yakin bisa membentuk partai politik dengan pola kerja yang saya dan Sekjen saya rencanakan dari awal. Jadi jangan salah, bukan hal mudah juga untuk meyakinkan teman-teman kita sendiri ketika itu. Banyak yang tidak mau gabung, banyak juga yang mempertanyakan. “Uangnya dari mana Dha? Ini membutuhkan uang yang tidak sedikit lho.” Saya Cuma bilang, itu hal lain lah nanti. Saya yakin dengan pola kerja kami, tidak membutuhkan uang besar. Dari yang saya ajak diskusi, akhirnya yang bertahan hanya 11 orang. Itu semua yang ada di DPP sekarang.