Ketua Umum Partai Garuda Ahmad Ridha Sabhana

Partai Kami Lebih Advance dari Cambridge Analytica

Ketua Partai Garuda, Ahmad Ridha Sabana
Sumber :
  • VIVA/Dhana Kencana

Maksudnya baik seperti apa?

img_title MK Tolak Gugatan PPP Soal Pergeseran Suara ke Partai Garuda di Jateng, Ini Alasannya

Saya katakan, kita lalui dengan baik. Pertama, saya akui, ketika melakukan pendaftaran administrasi, kami itu paling confident, dan paling rapi di antara partai baru lainnya. Sebab, kami itu IT Base. Kedua, pada saat verifikasi administrasi, kami itu 'firm' seluruh indonesia, semua data tersentral di DPP. Sehingga, DPD dan DPC tinggal membawa data, apa yang sudah kami persiapkan. Dan ketiga, pada saat verifikasi faktual kami pun demikian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anda sengaja memilih senyap?

img_title MK Tolak Gugatan PPP soal Suara di Pileg Pindah ke Partai Garuda

Mungkin, karena kami tidak terpublikasi pada saat pembentukan partai. Kami memang tidak ingin terpublikasi  dengan media pada awal pembentukan, karena kami bukan tokoh besar, bukan yang punya media juga. Jadi, kami tidak punya kemampuan untuk mempublikasikan diri. Satu-satunya corong kami dalam mempublikasikan diri pada saat itu, ya pada saat mendaftarkan diri ke KPU. Kemudian, KPU mengumumkan bahwa kami partai baru yang lolos verifikasi, sehingga masyarakat seluruh indonesia menyaksikan melalui media. Itu saja publikasi kami.

Bagaimana dengan KPU?

img_title KPU Bantah Gelembungkan Suara Sejumlah Partai di Intan Jaya Papua

Kalau KPU sebenarnya tidak kaget, mereka melakukan verifikasi dengan baik. Buktinya, adalah secara kepengurusan syaratnya kan harus memenuhi 100 persen tingkat provinsi, 75 persen di Kabupaten/Kota, dan 50 persen di tingkat kecamatan. Dan, kita  juara satu diantara empat partai baru yang lain. Jangan salah lho, kita itu juara satu. Mengapa bisa demikian? Cakupan kami di kepengurusan rata-rata di atas 95 persen. Bahkan, di beberapa daerah, lebih 50 persen. Untuk provinsi, 100 persen terbentuk kepengurusannya. Kalau sudah seperti itu, berarti kami benar-benar ada, dan itu bisa dikroscek di KPU. Faktanya memang seperti itu.

Saya ambil contoh paling ekstrem di Papua, Papua Barat, NTT, Maluku Utara. Itu kan daerah sulit untuk pembentukan (kepengurusan). Masalah utamanya adalah geografis. Tetapi, kami bisa selesaikan itu 100 persen. Kenapa bisa demikian, karena kami benar-benar fokus bekerja. Ikhtiar betul kami dengan ini. Bahkan, pernah juga di-publish oleh salah satu media mainstream, bahwa secara keanggotaan kita itu nomer dua di antara 15 partai yang ada. Nah, ini adalah angka-angka statistik yang apa adanya. Dan, itu bukan kami yang mem-publish, tapi itu sumbernya dari KPU.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut