Pasar Kian Tipis, Rupiah Konsolidasi

VIVAnews - Pasar valuta asing domestik semakin menipis, transaksi harian pasar spot antarbank Jakarta kini hanya berkisar US$ 200 juta.

Di papan transaksi nilai tukar Bloomberg, pukul 09.04 WIB, Kamis 27 November 2008 rupiah berada di posisi 12.275/US$ menguat tipis dibandingkan posisi penutupan Rabu di level 12.400/US$. Meski begitu, posisi rupiah tersebut tidak lebih baik dibandingkan level di awal perdagangan Rp 12.150/US$.

Direktur Currency Group Manangement Farial Anwar mengatakan meski membaik dibandingkan beberapa hari sebelumnya, rupiah belum bisa dikatakan menguat atau telah mencapai titik keseimbangan baru.

Menurutnya, fluktuasi rupiah masih tinggi. Kalau mata uang ini diam di posisi tertentu dalam tempo cukup lama bukan berarti karena sudah mencapai titik keseimbangan baru. "Rupiah masih konsolidasi, pasar menunggu sentimen baru, apakah harus melanjutkan pembelian atau waktunya menjual," kata Farial.

Kalau terjadi penguatan seperti saat ini, itu karena pasar valuta asing yang sangat tipis, sehingga ketika terjadi pembelian atau pembelian dalam jumlah kecil saja, rupiah sudah bisa menguat atau melemah hingga ratusan poin.

"Sekarang tidak banyak yang melepas dolar, satu-satunya menyuplai pasar hanya Bank Indonesia," katanya.

Ban Hankook untuk Mobil Listrik Diuji Ekstrem, Ini Hasilnya
Abah Anton saat daftar di PKB Kota Malang diantar para ulama dan simpatisan

Abah Anton Ngaku Tak Kapok Maju Pilkada Kota Malang: Ulama Milih Kita untuk Lakukan Perubahan

Mochamad Anton alias Abah Anton yang merupakan eks Wali Kota Malang periode 2013-2018. Ia pernah jadi terpidana korupsi yang ditangani KPK.

img_title
VIVA.co.id
29 April 2024