Buka Puasa, Lebih Baik Minuman Hangat atau Dingin?

Ilustrasi air putih dingin.
Sumber :
  • Pixabay

VIVA – Momen berbuka puasa jadi hal yang ditunggu setelah menahan lapar dan haus selama belasan jam. Ahli menyarankan untuk mengonsumsi yang manis untuk menggantikan energi yang telah digunakan selama satu hari.

img_title Rebahan di Kasur Saja, Lemak Tubuh Bisa Rontok? Begini Caranya

"Setelah berpuasa 12-14 jam lamanya tiba saatnya kita harus berbuka puasa untuk berbuka puasa yang sehat memang prinsipnya untuk berbuka puasa adalah mengonsumsi makanan yang manis," kata dr.Dian Permatasari Adityo, M.Gizi SpGK dalam Hidup Sehat plus tvOne, Rabu, 6 April 2022.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Makanan yang manis bukan berarti berlebihan dengan gula buatan. Dokter Dian mengatakan, gula alami lebih baik dikonumsi untuk menggantikan energi setelah berpuasa.

img_title Keutamaan Puasa Arafah, Amalan Sunnah Penghapus Dosa Jelang Idul Adha

Hidangan buka puasa mewah di rumah Raffi dan Nagita

Photo :
  • YouTube Rans Entertainment

"Gula-gula yang baik, contohnya buka puasa dengan buah-buahan yang mengandung banyak air, misalnya semangka atau jus buah tapi jangan ditambahkan dengan gula tambahan. Atau air kelapa tanpa sirup juga dapat digunakan untuk berbuka puasa," katanya.

img_title Keutamaan Puasa Tarwiyah 8 Dzulhijjah, Amalan Sunnah Penuh Pahala di Bulan Mulia

"Setelah itu boleh mengonsumsi sedikit makanan manis seperti kolak atau kurma tapi jumlahnya tidak usah terlalu banyak. Karena setelah itu kita pasti akan mengonsumsi makanan besar yaitu nasi dan lauk pauk sayurnya," sambungnya.

Menu yang disiapkan untuk berbuka puasa tentu saja yang mengandung pedoman gizi seimbang. Pedoman gizi seimbang adalah seluruh komponen zat gizi harus mengandung makronutrien dan mikronutrien.

6 Rekomendasi Menu Buka Puasa Bersama Keluarga

Photo :
  • U-Report

Makronutrien mengandung karbohidrat, protein dan lemak. Sedangkan mikronutrien adalah vitamin dan mineral karbohidrat dapat kita temukan dari bahan makanan seperti beras, roti, mie, kentang dan umbi-umbian.

Lantas bagaimana dengan minuman buka puasa? Lebih baik mengonsumsi minuman yang hangat atau dingin?

"Minuman panas atau minuman dingin yang kita konsumsi untuk berbuka puasa sebenarnya tidak ada standar khusus atau patokannya. Jadi, pada prinsipnya untuk berbuka puasa kita mengkonsumsi makanan atau minuman yang manis dengan jumlah yang tidak terlalu banyak," katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Selain itu, pada saat berbuka puasa dianjurkan untuk mengonsumsi makanan yang tidak terlalu berat atau hanya berupa snack,” ucapnya.

Ilustrasi puasa.

Apakah Sah Berpuasa saat Hari Maulid Nabi? Begini Penjelasan Hukumnya

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi salah satu momentum yang digunakan umat Islam untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW. Dianjurkan memperbanyak selawat.

img_title
VIVA.co.id
22 Agustus 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut