Garap Soundtrack 'Sang Kiai', Pasha 'Ungu' Pusing

Sigit Purnomo Said alias Pasha, vokalis band Ungu.
Sumber :
  • VIVAnews/Ikhwan Yanuar
VIVAlife
- Grup band Ungu dipercaya sutradara Rako Prijanto membuat
original soundtrack
dalam film terbarunya 'Sang Kiai'. Ungu yang termasuk ahli dalam menggarap lagu-lagu romantis pun langsung menerima tawaran tersebut.


Namun, permintaan tak biasa dari sutradara membuat sang vokalis, Pasha mengaku sedikit kebingungan membuat lagu yang pas.


"Ini memang agak nggak biasa. Biasanya film percintaan. Ini g
enre
-nya,
romantic
religi. Kami pusing tujuh keliling," ujarnya kepada
VIVAlife
di Epicentrum Kuningan, Jakarta Selatan.


Akhirnya setelah diberikan buku dan catatan-catatan kecil, Pasha dan kawan-kawan mulai mencoba menciptakan lagu yang cocok untuk film bertema perjuangan tersebut.


Apalagi film itu juga menceritakan kisah seorang tokoh alim ulama yang sangat dihormati pada masanya yaitu KH. Hasyim Asy'ari. Pasha pun sangat hati-hati memilih kata-kata dalam lagunya. "Susun kata-kata jangan sampai salah," ungkapnya.
Selamat! Stephanie Poetri, Anak dari Titi DJ Umumkan Telah Bertunangan


Target Rampung 2025, Pupuk Kaltim Mulai Revamping Pupuk Tertuanya
Dua lagu akhirnya dijadikan sebagai
original soundtrack
Top Trending: Video Seorang Istri Menangis hingga Timnas Kalah, Marselino Jadi Tumbal
yang juga menghiasi adegan demi adegan dalam film yang dibintangi oleh Ikranegara, Christine Hakim, Agus Kuncoro, dan Adipati Dolken itu.

Satu lagu berjudul 'Bila Tiba' dirasa cocok untuk di setiap adegan. "Bikin lagu banyak. 'Bila Tiba', pada hakekatnya, sekuat apapun manusia akan mati juga," tuturnya.


Sedangkan satu lagu lagi berjudul 'Asmara Terindah' yang menggambarkan kisah asmara antara Harun dan Sari. "Di skrip saya baca tentang Harun dan Sari yang jatuh cinta. Makanya sangat hati-hati pilih kata, seolah-olah terlibat dalam asmara itu," lanjut mantan suami Okkie Agustina itu.


Menurutnya, kedua lagu itu bisa saling mendukung satu sama lain. "Dua lagu di
dalam
soundtrack
. Sama seperti mata uang koin. Saling mendukung," katanya. (umi)

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya