- ANTARA/Bastian
Ditanya orang dan wartawan, gatal mau bicara enggak?
Nyokap juga ditanyain. Gue percaya sama keluarga, sama orangtua, yang gue bilang tadi, minta rida. Tapi kalau rahasia ini bocor ya selesai. Mereka enggak bisa ngomong iya dan enggak. Kalau bilang iya, tahunya enggak ada gimana, malu sob. Kalau enggak ternyata iya, sombong. Banyak yang nanya di medsos, gue hapus dahulu itu Path segala macam, pusing gue. Sampai ratusan (notifikasi).
Kapan deal?
Meeting sama JJ, pokoknya sebelum dan sesudah ada deal enggak boleh ini dan itu.
Enam bulan sempat enggak tahu kalau akan terlibat di Star Wars?
Gareth itu enam bulan merahasiakan sama kita. Setelah itu belum pasti, makanya enggak ngomong sama kita. Itu pun ngomongnya pas di Inggris, pas lagi promo The Raid. Dia (Gareth) di-interview sama media lain. Gue sama Kang Yayan enggak di-interview. Ada waktu 30 menit. Di hotel meeting sama JJ, produksi, manajemen.
JJ bilang apa?
Dia nonton film (The Raid) dan dia bilang suka sama adegannya. Dia ingin film ini ada warna yang berbeda. Pas jelasin ke sana sama JJ, gue spontan ada ide sama light saber segala macam. Kan bisa on off light saber-nya. Pas gue tunjukin, dia bilang, "Wah keren banget. Tapi Iko, ini kan film yang juga akan ditonton anak kecil,"
Sudah tahu akan memerankan siapa waktu itu?
Belum. Pas karakternya, pas sudah ingin set, pas sudah pakai kostum. Nama karakternya ini, ini. Waktu itu masih nomor satu, dua.
Selanjutnya...(Pengalaman unik saat syuting)
Pengalaman unik?
Proses syuting kita semua sangat terkoordinir. Ada tempat, ada karavan. Syuting enggak seberat yang kita pikir. 12 jam kerja. Lebih sedikit, kita ada hitungannya (bayaran). Benar-benar pasti kerjanya. Pas 12 jam kerja. Perjalanan studio ke hotel dihitung. Enggak sengsara.
Total syuting berapa hari?
Stay di sana, pertama bikin koreo terus syuting, dua minggu, seminggu syuting. Pas nyusul Oktober, tiga minggu, ya sebulan setengah lah.