Mahaka 'Suntik' Aplikasi GOERS
- VIVA.co.id/Amal Nur Ngazis
VIVA.co.id – GOERS merupakan salah satu aplikasi yang menjadi perbincangan hangat di industri digital karena inovasinya dalam menggarap peluang pasar perkotaan. Aplikasi pengumpul aktivitas dan hiburan di kota besar itu memiliki prospek dengan pembuktian beberapa prestasi yang telah diraihnya.
Aplikasi ini memberi kemudahan, terutama bila berbicara tentang pasar anak muda yang membutuhkan informasi aktivitas di sekitar mereka. Selain itu GOERS menyediakan pemesanan online tiket acara dan aktivitas melalui aplikasi.
Dari sisi bisnis, GOERS menawarkan sebuah platform kepada para pemilik venue, event organizer, komunitas dan pengiklan untuk mengkomunikasikan usaha dan kegiatan mereka dengan dilengkapi teknologi personalization engine. Teknologi itu membantu mengirimkan pesan sesuai target pasar khusus yang dituju klien.
Beberapa keberhasilan aplikasi GOERS yang telah aktif sejak pertengahan 2015 di antaranya hasil penjualan tiket acara seperti 11th Anniversary Rolling Stone yang lima kali lebih tinggi dibandingkan aplikasi lainnya. Kemudian The 6th Music Gallery Universitas Indonesia yang memperoleh penjualan tiga kali dibandingkan aplikasi lainnya.
GOERS hingga kini telah diunduh puluhan ribu pengguna, memiliki daftar aktivitas sebanyak 1200 setiap bulannya dan sudah memiliki 300 kemitraan dalam waktu kurang dari satu tahun. GOERS telah berkembang pesat di Jakarta dan siap untuk merambah ke kota besar lainnya dalam waktu dekat.
Dibalik sukses GOERS, tidak terlepas dari kreativitas dan kejelian anak muda yaitu Sammy Ramadhan sebagai Chief Executive Officer (CEO), Nik Tsuraya sebagai Chief Opeation Officer (COO) dan Anselmus K.A. Kurniawan sebagai Chief Technology Officer (CTO). Ketiganya telah mengembangkan bisnis di usia yang masih relatif muda.
Disuntik Mahaka
Untuk terus meningkatkan layanan konten dan memperluas pasarnya, GOERS telah melakukan peresmian kerja sama berupa pembelian saham oleh Mahaka pada 1 Agustus 2016.
Mahaka sebagai kelompok media yang progresif, telah dikenal sebagai tak hanya perusahaan media saja, namun melalui unit usaha yang bergerak di bidang event seperti Mahaka Sports & Entertainment, Alive! Indonesia dan digital seperti Raja Karcis. Lini bisnis itu menggambarkan, dengan berinvestasi dalam bisnis ini akan menciptakan ekosistem media yang lebih terintegrasi.