Memperkenalkan Pesona Kain Tenun Ende ke Dunia

Sinta Kaniawati, penggagas Komunitas Peduli Wastra Indonesia
Sumber :
  • Al Amin/VIVA.co.id

VIVA.co.id – Pecinta kain tradisional Indonesia yang bergabung dalam komunitas Peduli Sastra Indonesia menggelar Pameran Pesona Kain dan Budaya Ende. Dan kain tenun ikat Ende merupakan salah satu hasil karya seni yang sedang laris di pasar lokal.

img_title Kartini Fest 2025 di Peninsula Island, Hadirkan 30 Finalis Miss Universe Asia Berbalut Kain Tenun Endek Bali

Adapun pameran ini bertujuan memperkenalkan kain Ende tak hanya kepada masyarakat Indonesia tapi juga dunia. Pameran tersebut berlangsung mulai 14 -20 Desember 2016 di Museum Tekstil, Jakarta Pusat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sinta Kaniawati selaku penggagas Komunitas Peduli Wastra Indonesia mengatakan, akan memperkenalkan kain khas Indonesia tersebut kepada sejumlah negara di Eropa.

img_title Jangan Terkecoh! Begini Cara Bedakan Tenun yang Pakai Pewarna Alami dan Sintetis

"Saat ini, banyak orang yang kagum dengan karya seni kain Ende, termasuk turis-turis asing yang datang ke Indonesia," tutur Sinta saat ditemui di Museum Tekstil, Jakarta Pusat, Rabu, 14 Desember 2016.

Namun, dia sangat menyayangkan masyarakat Indonesia banyak yang belum mengenal jenis-jenis kain Nusantara, termasuk kain Ende. Karena itu, melalui pameran ini, dia ingin mengajak masyarakat dan turis untuk menggali dan mengenali pesona kain tenun, khususnya yang berasal dari Ende.

img_title BRI Hadir di Gelaran Alun Alun Indonesia, Ada Banyak Diskon Hingga Promo Ratusan Ribu Rupiah

Seperti kain Nusantara lainnya, kain tenun Ende memiliki ciri khas, seperti berwarna cokelat gelap, motif kecil dan salur hitam dengan berbagai macam motif. Saat ini, terdapat 50 perajin yang dibina oleh Museum Tenun Ikat Ende.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka diajarkan teknik tenun, penggunaan bahan alami dan bahan baku lainnya serta akses permodalan dan pemasaran. Dengan cara ini, kain tenun Ende akan makin dikenal sekaligus dapat meningkatkan perekonomian para perajinnya.

Kementerian Perdagangan Republik Indonesia/Kemendag

Penyelidikan soal Impor Kain Tenun dari Benang Filamen Artifisial Disetop, Ini Hasilnya

Kain tenunan dari benang filamen artifisial digunakan sebagai bahan baku dalam proses produksi pakaian dan aksesori pakaian seperti kemeja, jas, dan gaun.

img_title
VIVA.co.id
30 April 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut