Beli Rumah Ready Stock atau Inden, Untung Mana?
- ANTARA FOTO/R Rekotomo
Rumah Inden
1. Rumah belum tentu kelar sesuai perjanjian
Saat membeli rumah inden, Anda tentu harus menunggu rumah rampung dibangun sebelum bisa menempatinya. Namun, ada risiko yang bisa saja terjadi seperti rumah belum selesai sebelum waktunya.
Risiko yang lebih buruk adalah developer tidak menyelesaikan pembangunan dan kabur. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, untuk menghindari hal ini Anda perlu memilih developer yang terpercaya. Setidaknya terlihat dari rekam jejak pembangunan properti yang sudah pernah dikerjakan.
2. Rumah 100 persen baru
Keuntungan utama membeli rumah inden adalah konsumen akan menempati rumah yang 100 persen baru. Bila mampu merawat dengan baik, kondisi rumah baru akan jauh lebih awet.Â
Anda pun tidak perlu melakukan renovasi dalam waktu dekat. Bahkan, ketika rumah masih dalam tahap pembangunan, Anda bisa mengajukan penyesuaian pembangunan asal Anda memiliki dana tambahan yang cukup.
3. Lingkungan dan fasilitas belum matang
Kondisi perumahan inden biasanya tidak sematang rumah ready stok. Selain fasilitas utama seperti jalan, listrik, air bersih, biasanya perumahan inden masih dihuni oleh sedikit orang. Oleh karenanya, banyak pembeli yang biasanya malas segera menempati rumah baru dan memilih menunggu hingga fasilitas dan lingkungan sudah matang.