NSA Ungkap Sabotase Hacker Rusia di Pemilu Amerika

National Security Agency Amerika Serikat.
Sumber :
  • REUTERS/Pawel Kopczynsk

NSA berhasil mengidentifikasi tujuh korban potensial. Pada 27 Oktober 2016, dua belas hari sebelum pemilihan, para hacker menggunakan alamat email vr.elections@gmail.com, mengirimkan panduan pengguna palsu tentang cara mengkonfigurasi mesin Windows yang dimaksudkan untuk memberikan suara kepada pelanggan VR Systems.

img_title Virus 'Pemalak' Ransomware Serang 99 Negara, Indonesia?

Panduan palsu ini juga mengandung virus. Peretas mengirim file berbahaya tersebut ke 122 alamat email yang terkait dengan organisasi pemerintah lokal yang ditunjuk, atau mungkin kepada pejabat yang terlibat dalam pengelolaan sistem pendaftaran pemilih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam sebuah pernyataan, VR Systems mengatakan bahwa mereka memberitahukan semua pelanggannya setelah diberitahu tentang email 'jelas-jelas palsu' yang dirancang agar terlihat seperti berasal dari perusahaan.

img_title Wall Street Bervariasi, Investor Tunggu Hasil Kerja Trump

"Kami hanya menyadari segelintir pelanggan kami yang benar-benar menerima email palsu dan mengeluhkannya. Kami tidak memiliki indikasi bahwa salah satu dari mereka meng-klik lampiran atau dikompromikan sebagai hasilnya," bunyi keterangan resmi VR Systems.

Hingga kini, NSA tidak menanggapi komentar tersebut. (ren)

img_title Trump: Hanya Orang Bodoh Tolak Hubungan Baik AS-Rusia
Ilustrasi hacker.

Ransomware WannaCry dan Cuci Tangan Intelijen AS

Serangan ini berasal dari alat mata-mata NSA yang bocor ke publik.

img_title
VIVA.co.id
14 Mei 2019
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut