RI Mampu Olah Nuklir, Tapi Bukan untuk Senjata
- VIVA/Muhamad Solihin
Kita setiap tahun melakukan sosialisasi, promosi, kemudian di akhir tahun, ada semacam survei. Yang terakhir ini, saya melibatkan empat ribu responden dari 34 provinsi dan dilakukan antara bulan Oktober-Desember 2016.
Hasilnya, dukungan atas pembangunan PLTN semakin meningkat, dari sebelumnya 75,3 persen tahun 2015 menjadi sebesar 77,53 persen di tahun lalu.
Kita sudah lakukan survei nasional ini sejak 2014. Ini tentu menjadi suatu nilai yang bagus hanya menjadi catatan juga, bahwa masyarakat juga paham adanya risiko kalau mengoperasikan PLTN.
Nah, dengan side study yang sudah kita selesaikan, kemudian, tahapan survei yang hasilnya positif, tinggal bagaimana keputusan politiknya bagaimana.
PLTN tidak bisa berdiri sendiri dan harus diputuskan melalui politik. Saat ini posisinya seperti itu.
![]()
Proyek PLTN
Proyek pembangunan PLTN di Muria sekarang sudah sampai mana?
Dari sisi kita, Muria sudah selesai melalui feasibility study. Tapi apakah menjadi lokasi PLTN atau tidak, itu bukan kewenangan Batan.
Karena secara resmi pemerintah belum menyatakan, ya atau tidak, membangun PLTN di Muria. Jadi, masih opsi ke depannya.
Saya yakin beberapa pemangku kepentingan di industri kelistrikan lebih suka di Muria. Kenapa, karena permintaan listrik di Pulau Jawa tinggi, infrastruktur kelistrikannya pun lebih bagus daripada pulau-pulau lain.
Presiden Joko Widodo sudah memerintahkan untuk membuat peta jalan (roadmap) kapan kita mulai membangun PLTN dan berapa daya yang dibutuhkan.
Saat ini, roadmap-nya sedang disusun oleh Kementerian ESDM, dan diharapkan akhir tahun ini selesai. Sementara dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi, juga sudah mulai membahas pembuatan prototipe.
Prototipe ini tidak untuk komersial, tetapi mulai dari beberapa puluh atau ratus megawatt (MW). Di sisi lain, Batan juga punya program reaktor daya eksperimental (RDE).
Itu PLTN kecil, mungkin hanya pembangkit listrik 10 MW thermal. Itu sama dengan 3 MW elektrik yang bisa melistriki dua ribu penduduk lokal di wilayah Serpong, Tangerang, Banten.
Jadi, baru dua daerah saja yang akan dijadikan lokasi pembangunan PLTN?
Benar. Tapi kita juga melakukan pra-feasibility study di beberapa wilayah. Kita pakai data orang lain atau sekunder, data dari dokumen yang ada.