Logo ABC

Temuan Ilmuwan atas Jenis Baru COVID-19: Tidak Lebih Parah

Ilmuwan menemukan bahwa jenis baru COVID-19 yang berasal dari Inggris tidak lebih berbahaya dari jenis virus lainnya.
Ilmuwan menemukan bahwa jenis baru COVID-19 yang berasal dari Inggris tidak lebih berbahaya dari jenis virus lainnya.
Sumber :
  • abc

Jumlah kematian akibat jenis baru virus corona adalah sebanyak 12, sementara kematian dari virus "jenis ganas" sebanyak 10 kasus.

"Hasil pendahuluan dari studi kohort menemukan: tidak adanya perbedaan signifikan dalam hal statistik soal jumlah orang yang masuk rumah sakit dan kematian setelah 28 hari dari kasus dengan jenis baru dengan kasus jenis ganas," bunyi pernyataan penelitian tersebut.

Tidak ada perbedaan signifikan pada kemungkinan tertular kembali, sebagaimana dibandingkan dengan jenis lain, tambah pernyataan.

A woman in a mask walks past the closed entrance of the Eurostar terminal at Brussels South railway station Epidemiolog penasihat Pemerintah Inggris menuntut aksi lebih tegas menghadapi jenis virus baru. (Reuters: Yves Herman)

Namun penelitian ini menambahkan "tingkat serangan sekunder", atau proporsi kontak kasus terkonfirmasi yang membentuk penyakit sendiri, lebih tinggi dalam kelompok orang yang terinfeksi virus jenis baru.

Selasa kemarin, seorang epidemiolog penasihat Pemerintah Inggris, Andrew Hayward, memperingatkan bahwa Inggris akan menghadapi "bencana" sampai minggu-minggu ke depan jika tidak mengambil aksi lebih tegas dalam menghadapi virus jenis baru.

Inggris melaporkan 53.135 kasus baru COVID-19 hari Selasa, jumlah terbanyak sejak tes massal dimulai pertengahan 2020 lalu.