Intip Antusias WNI di Jepang saat Lakukan Pencoblosan Pemilu 2024

Sejumlah WNI mengantre untuk mencoblos di TPS Balai Indonesia, Sekolah Republik Indonesia Tokyo, Jepang (Doc: Antara)
Sumber :
  • VIVA.co.id/Natania Longdong

TokyoWarga negara Indonesia (WNI) di Jepang telah melakukan pencoblosan di Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Balai Indonesia, Sekolah Republik Indonesia Tokyo (SRIT), pada Minggu, 11 Februari 2024.

Ketua MPR: Tidak Ada Celah untuk Menunda atau Membatalkan Pelantikan Prabowo-Gibran

TPS dibuka mulai pukul 08.00 waktu setempat dan para calon pemilih sudah mulai mengantre di lokasi yang terbagi dalam tiga TPS.

Salah satu pemilih dari Kanagawa, Hidayat Polim, mengaku memilih untuk menggunakan hak suara di TPS agar bisa merasakan suasana pesta demokrasi tersebut.

Ucapkan Selamat Tinggal, Legenda Skating Jepang Shoma Uno Umumkan Pensiun

Penyortiran dan Pelipatan Surat Suara Pilpres Pemilu 2024. (Foto ilustrasi)

Photo :
  • VIVA/M Ali Wafa

“Bisa langsung merasakan euforianya untuk Pemilu karena lima tahun sekali,” ujarnya, dikutip dari Antara, Selasa, 13 Februari 2024.

Prabowo: Gus Dur Dukung Saya dari Langit

Untuk memilih calon presiden dan wakil presiden, dia mengatakan menggali informasi lewat berita dan debat capres dan cawapres.

Hidayat juga berpesan kepada WNI di dalam maupun luar negeri untuk memanfaatkan hak suaranya demi menentukan nasib Tanah Air selama lima tahun ke depan.

Hal senada pun disampaikan oleh Risky Revily, yang baru pertama kali menggunakan hak suaranya di luar negeri.

“Meriah banget ya, ramai banget orang-orang juga pada antusias,” katanya.

Terkait menentukan pilihan calon presiden, Risky mengaku yakin sebab ia pernah bertemu dengan kandidat yang menjadi pilihannya itu.

“Kalau aku sempat ketemu sama salah satu capres di Bata. Jadi, orangnya gimana. Visi sama misinya juga sesuai sih sesuai sama yang dimauin sama diri aku sendiri,” tuturnya.

Risky mengimbau agar para calon pemilih dapat mencoblos dan tidak golput.

“Hak pilih itu penting ya. Jangan golput karena menentukan Indonesia ke depannya,” ujarnya.

Keduanya mengaku tidak mengalami kesulitan saat mendaftar maupun ketika menggunakan hak suaranya.

Ilustrasi Pemilu 2024.

Photo :
  • VIVA

Pemilihan di TPS dilaksanakan pada Minggu, 11 Februari 2024. Namun, untuk penghitungan suara serentak pada 14-15 Februari 2024.

Calon pemilih diwajibkan untuk membawa surat undangan yang telah dikirim oleh PPLN Tokyo melalui pos serta kartu identitas berupa KTP atau paspor.

Berdasarkan data PPLN Tokyo, total terdapat 29.434 pemilih, 18.334 laki-laki dan 11.100 perempuan.

Sementara itu, pemilih yang mencoblos di TPS sebanyak 2.847 orang, dan 26.587 pemilih lainnya lewat pos.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya