Arab Saudi Tegaskan Tetap Layani Jemaah Haji Iran Meski Sempat Jadi Sasaran Rudal Teheran

Menteri Dalam Negeri Arab Saudi menerima Kepala Organisasi Haji dan Ziarah Iran, Alireza Rashidian, di Jeddah, Kamis
Sumber :
  • SPA

VIVA – Di tengah memanasnya konflik Timur Tengah yang melibatkan Iran, Arab Saudi menegaskan komitmennya untuk tetap memberikan pelayanan terbaik kepada jemaah haji asal Iran saat musim haji berlangsung.

img_title 'Economic D-Day' untuk Iran Dimulai

Komitmen itu disampaikan Menteri Dalam Negeri Arab Saudi sekaligus Ketua Komite Haji Tertinggi, Pangeran Abdulaziz bin Saud bin Naif, saat menerima Kepala Organisasi Haji dan Ziarah Iran, Alireza Rashidian, di Jeddah, Kamis, 21 Mei 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam pertemuan tersebut, Pangeran Abdulaziz menyampaikan sambutan kepada para jemaah Iran dan menegaskan bahwa Raja Salman serta Putra Mahkota Mohammed bin Salman berkomitmen melayani seluruh jemaah haji dari berbagai negara tanpa terkecuali agar dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan tenang.

img_title Iran Ancam Tutup Selat Hormuz Jika AS Lanjutkan Perang Ekonomi

Sikap Riyadh itu menjadi sorotan karena disampaikan di tengah ketegangan kawasan dan konflik yang melibatkan Iran dengan Amerika Serikat serta Israel. Meski situasi geopolitik Timur Tengah memanas, Arab Saudi memastikan penyelenggaraan ibadah haji tetap menjadi prioritas kemanusiaan dan pelayanan umat Islam dunia.

Sementara itu, Kepala Organisasi Haji dan Ziarah Iran, Alireza Rashidian, menyampaikan apresiasi atas berbagai persiapan yang dilakukan pemerintah Arab Saudi dalam melayani jemaah haji Iran. Ia memuji tingkat organisasi serta kualitas layanan yang diberikan kepada para jemaah selama pelaksanaan ibadah haji.

img_title Pezeshkian: Iran Sedang Perang Berskala Penuh!

Pertemuan tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat tinggi Arab Saudi, di antaranya Asisten Menteri Dalam Negeri Dr. Hisham Al-Falih, Wakil Menteri Dalam Negeri Bidang Keamanan Abdullah Al-Faris, Direktur Keamanan Publik sekaligus Ketua Komite Keamanan Haji Letjen Mohammed Al-Bassami, serta sejumlah pejabat lain yang terlibat dalam penyelenggaraan dan pengamanan haji.

Iran mengirim sekitar 30.000 jemaah haji ke Arab Saudi secara bertahap untuk menunaikan ibadah haji tahun ini setelah berkoordinasi dengan Riyadh, kata pihak berwenang Iran, dengan keberangkatan diperkirakan dimulai Senin, 27 April 2026, lapor Kantor Berita Republik Islam Iran (IRNA).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengutip Akbar Rezaei, wakil urusan Haji dan Umrah di Organisasi Haji dan Ziarah Iran, IRNA mengatakan langkah ini dilakukan setelah mendapatkan persetujuan resmi yang diperlukan.

Rezaei mengatakan pengaturan untuk musim ibadah haji merupakan hasil kesepakatan dengan Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi, bersama dengan kontrak dengan penyedia layanan khusus untuk memastikan perjalanan yang sepenuhnya terkelola dari keberangkatan hingga kepulangan.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut