Pejabat Thailand Dipecat karena Berperilaku Jahat

Perdana Menteri Thailand Prayuth Chan-ocha.
Sumber :
  • Reuters

VIVA.co.id – Seorang pejabat istana Thailand dipecat lantaran melakukan kesalahan besar demi kepentingan politik. Kesalahan itu dianggap  mengancam keamanan nasional.

img_title Sukses Sebagai Super Sub, Ternyata Ini Rahasia Penampilan Keren Egy Maulana Vikri di FIFA ASEAN Cup

Jenderal Polisi Jumpol Manmai, yang telah menjabat sebagai kepala intelijen di bawah kepemimpinan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra, merupakan salah satu tokoh paling senior di kerajaan. Ia disebut berperilaku sangat jahat dan tidak berlaku pantas sebagai orang dekat raja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dia telah salah menggunakan posisinya untuk keuntungan pribadi. Dia memiliki kepentingan politik yang merugikan keamanan nasional dan tidak bisa dipercaya oleh raja," kata PM Prayuth Chan-ocha, seperti dikutip Asian Correspondent.

img_title Usai Bawa Timnas Indonesia Juara, Calvin Verdonk Titip Pesan Menyentuh untuk Anak-anak

Seorang juru bicara polisi mengatakan tidak bisa mengomentari apakah Jumpol akan dituntut atas tuduhan seperti dalam pernyataan itu. Sementara itu, Jumpol juga tengah menghadapi penyelidikan terpisah terkait pembangunan properti pribadi di tanah yang dilindungi.

Di Thailand, setiap pelanggaran yang bertujuan untuk menghina monarki, atau pun mengomentari apa pun yang berhubungan dengan istana, dapat dituntut hukuman 15 tahun penjara. Undang-undang juga mengatur organisasi berita mana yang bisa melaporkan tentang Thailand. (art)

img_title Warga Thailand Buronan Kasus Korupsi Ditangkap di RI, Langsung Dideportasi
Legenda Timnas Indonesia, Kurniawan Dwi Yulianto

Bakal Jajal Jepang dan Thailand, Ini Komentar Kurniawan Soal Peluang Timnas di Ajang Piala Asia 2027

Timnas Indonesia Januari tahun depan bakal berlaga di Piala Asia 2027, legenda Timnas Indonesia Kurniawan Dwi Yulianto memberi semangat tim Garuda jelang gelaran tersebut

img_title
VIVA.co.id
29 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut