Tembok Gedung PGN Dicoret-coret Lambang Anarko

Kapolsek Metro Gambir Kompol Kade Budiyarta
Sumber :
  • VIVA / Willibodus (Jakarta)

VIVA – Polisi tengah menyelidiki kasus vandalisme di tembok PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) di Jalan Ridwan Rais, Jakarta Pusat. Tembok tersebut dicoreti lambang anarko oleh sekelompok pemuda. 

img_title 2 KRL Rangkasbitung Dilempar Batu Semalam, Kaca Pintu dan Jendela Pecah

Kapolsek Metro Gambir, Kompol Kade Budiyarta, mengatakan, kejadian tersebut sudah terjadi dua kali saat demo penolakan Undang Undang Cipta Kerja. Saat ini, polisi tengah menyelidiki oknum yang melakukan hal ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca juga: Geger Mayat Perempuan dalam Mobil yang Terbakar

img_title Pramono Sebut Kerugian Kerusakan Transportasi Publik Akibat Demo Tembus Rp55 Miliar

"Untuk yang pertama itu terjadi pada tanggal 8 Oktober 2020. Saat itu tidak ada laporan dari mereka (pihak PGN). Sedangkan kejadian kedua itu terjadi pada 20 Oktober 2020 siang," kata Budi kepada wartawan, Kamis 22 Oktober 2020.

Budi mengatakan, polisi masih menyelidiki kejadian tersebut. Polisi akan memintai keterangan sejumlah saksi, termasuk sekuriti PGN terkait kejadian itu.

img_title Pramono: 6 Halte Transjakarta Terbakar-Dijarah, 16 Lainnya Dirusak Akibat Unjuk Rasa

"Tentu memang untuk ke depannya kita laksanakan penyelidikan siapa pelakunya. Kita cari-cari tahu dari sekuriti, orang di sekitar sana," ujarnya.

Aksi vandalisme itu terekam video dan viral di media sosial. Segerombolan pemuda mencoreti pagar tembok PGN pada Selasa 20 Oktober 2020. 

Iluatrasi obat keras

Polda Metro Bongkar Fakta Mengejutkan di Balik Demo Ricuh, Massa Anarko Konsumsi Tramadol dan Hexymer

Polda Metro Jaya menemukan dugaan penggunaan obat keras di kalangan massa aksi anarkis yang disebut dapat memicu keberanian berlebihan hingga nekat melawan aparat.

img_title
VIVA.co.id
26 Mei 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut