Polisi Masih Halau Massa di Jalan Brigjen Katamso

Polisi kawal massa peserta aksi di depan Bawaslu
Sumber :
  • VIVA.co.id/Reza Fajri

VIVA – Langit Jakarta sudah mulai gelap, namun tak menyurutkan massa aksi untuk terus melakukan perlawanan terhadap aparat kepolisian di sekitar Jalan Brigjen Katamso, Palmerah, Jakarta Barat. Kerumunan massa masih melempari petugas kepolisian dengan menggunakan batu, botol, petasan, hingga bom molotov.

Ombudsman: Polri Tolak Temuan Maladministrasi Tangani Aksi 21-22 Mei

Pantauan VIVA, Rabu, 22 Mei 2019, massa aksi yang berjumlah ratusan terus bertambah. Mereka datang dari gang-gang kecil sekitar Kota Bambu Selatan dan dari arah Petamburan.

Massa aksi semakin beringas meskipun brikade Sabhara menghadang dengan tembakan gas air mata. Hingga berita ini diturunkan, setidaknya empat anggota polisi terluka karena terkena pecahan botol atau kaca, dan lemparan batu.

Ombudsman Temukan Maladministrasi Polri Tangani Aksi 21-22 Mei

Keempat anggota Sabhara yang terluka kini mendapatkan perawatan di Wisma 77 Tower 2.

Tidak hanya itu, bentrok antar massa aksi dan petugas kepolisian hingga malam ini juga terus terjadi di sekitar Slipi Jaya. Ratusan petugas kepolisian menahan ratusan massa aksi yang menyerang dari tiga titik, yaitu titik pertama di sekitar Pasar Slipi. Lalu, titik kedua di Jalan Anggrek, dan titik ketiga massa aksi yang datang dari arah Kemanggisan.

Lagi, Provokator Aksi 22 Mei Diciduk

Hingga kini ratusan petugas kepolisian masih menguasai flyover Slipi Jaya. Mereka berada di dua titik kerumunan masa yang menyerang dari arah Kemanggisan dan arah Jalan Brigjen Katamso, Kota Bambu Selatan.

Para terdakwa perusak Markas Polsek Tambelangan, Kabupaten Sampang, Madura, saat menjalani sidang dengan agend pembacaan vonis di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu, 11 Desember 2019.

Enam Pembakar Kantor Polisi di Madura gara-gara Hoax Dihukum Bui

Enam orang itu terhasut hoax tentang ulama yang ditangkap polisi.

img_title
VIVA.co.id
11 Desember 2019