Jelang Libur Akhir Tahun, Tangerang Gelar Rapid Test Secara Acak

Petugas melakukan rapid test di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang.
Sumber :
  • VIVA.co.id/ Sherly (Tangerang)

VIVA – Jelang libur akhir tahun 2021, Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan setempat, menggelar rapid test melalui swab antigen secara acak dengan titik pusat keramaian.

7 Fakta COVID-19 Melonjak di Singapura, Sepekan Capai 25 Ribu Kasus

Salah satunya di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang. Sebanyak 52 orang baik itu petugas, pedagang hingga penumpang dilakukan pengecekan COVID-19.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dini Anggraeni mengatakan, screening swab ini dilakukan sebagai antisipasi untuk melihat apakah ada atau tidaknya, personel terminal yang terdeteksi COVID-19, terlebih kini terdapat varian baru, yakni Omicron.

Terpopuler: Manfaat Kurma hingga Kasus COVID-19 Melonjak di Singapura

"Hari ini target 100 orang, namun baru dilakukan ke 50 orang dengan hasil negatif," katanya, Senin, 27 Desember 2021.

Petugas melakukan rapid test di Terminal Poris Plawad, Kota Tangerang.

Photo :
  • VIVA.co.id/ Sherly (Tangerang)
Kisah Haru di Balik Suksesnya Konten Viral Emak-emak Ala Agung Karmalogy

Lanjut dia, hal ini merupakan langkah awal yang dilakukan untuk mengecek atau mendeteksi virus Corona di pusat keramaian Kota Tangerang.

Selain terminal, nantinya ada beberapa tempat yaitu, di mal, pasar, dan pusat perbelanjaaan lainnya yang juga diterapkan hal serupa. Dimana, screening akan menyasar pengelola toko, pegawai, dan pedagang.

"Bukan cuma di terminal, tapi di beberapa lokasi lainnya, dengan sasaran orang-orang yang berisiko tinggi karena mobilitasnya yang meningkat di periode libur akhir tahun ini. Dan juga banyak yang akan bertemu dengan masyarakat atau para pelaku perjalanan dalam aktivitasnya," ujarnya.

Dalam kegiatan itu, ditargetkan ada 500 orang per hari yang di-screening. Diharapkan tidak ditemukan kasus orang yang terdeteksi COVID-19.

Tak hanya itu, ia juga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga kesehatan dan memperketat protokol kesehatan.

"Kita imbau tetap jaga prokesnya. Selain itu, masyarakat juga didorong untuk segera melakukan vaksinasi sebagai salah satu bentuk memperkuat imun," ujarnya.

Ilustrasi vaksinasi COVID-19 untuk pelajar.

Kemenkes: Tetap Terapkan Protokol Kesehatan Waspadai COVID-19 Varian KP.1 dan KP.2

Kementerian Kesehatan mengingatkan, meski COVID-19 varian KP.1 dan KP.2 tak ada bukti menyebabkan sakit berat, tetap perlu menerapkan protokol kesehatan guna pencegahan.

img_title
VIVA.co.id
23 Mei 2024