Bongkar Gereja, Bupati Bekasi Dipanggil Komnas HAM

Jemaat Gereja HKBP Setu berkumpul tolak pembongkaran
Jemaat Gereja HKBP Setu berkumpul tolak pembongkaran
Sumber :
  • Erik Hamzah/ Bekasi

VIVAnews - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) memanggil Bupati Bekasi, Jawa Barat, Neneng Hasanah Yasin terkait penyegelan sejumlah gereja. Neneng berencana akan mengutus perwakilan untuk penuhi panggilan Komnas HAM.

Neneng berencana akan mengirim perwakilan dari Satuan Polisi Pamong Praja serta Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas), Jumat 5 April mendatang. Menurut politisi Golkar itu, kedua instansi tersebut juga bertanggung jawab menangani permasalahan penyegelan dan eksekusi Gereja milik jemaat Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) di Kabupaten Bekasi.

Neneng mengaku, bukan berarti dia mangkir dari panggilan Komnas HAM. "Kalau jadwal kerja saya bentrok, nanti ada perwakilan dari pihak yang bersangkutan. Tapi kalau saya bisa, saya datang bersama Satpol PP dan Kesbangpolinmas," katanya, Rabu 3 April 2013.

Panggilan dari Komnas HAM dilakukan untuk meminta keterangan Pemerintah Kabupaten Bekasi terkait keputusan penyegelan sejumlah Gereja HKBP, seperti Gereja HKBP Filadelfia dan Gereja HKBP Setu.

Terkait pemanggilan itu, Neneng mengaku tidak mempersiapkan bahan sanggahan. Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bekasi akan menjelaskan secara keseluruhan tentang segala upaya yang ditempuh sebelum dan sesudah mengambil keputusan menyegel dan membongkar sejumlah Gereja HKBP.

“Kami juga jelaskan dari segi hukum maupun fakta di lapangan,” katanya. (eh)