Keluarga Yakin Model Della Caroline Tewas Dibunuh

Model Della Caroline Tewas Dibunuh
Sumber :
  • dok. KapanLagi.com
VIVAnews
- Keluarga Della Caroline, model majalah, Jumat 16 Agustus, mendesak kepolisian segera mengeluarkan hasil otopsi untuk mengetahui penyebab kematian sang model yang dinilai ada keganjilan.


Ibu kandung korban, Ana Susanti,  masih belum terima atas meninggalnya Della yang diduga sangaja dibunuh. Sebab, menurut dia, pada bagian tubuh anaknya terdapat bekas luka lebam di dahi dan leher.


"Saya masih curiga, karena pada jenazah ada bekas lebam dan membiru. Di dahi seperti bekas tusukan besi. Di lehernya juga ada," kata Ana.
VKTR Cetak Pendapatan Rp 205 Miliar Kuartal I-2024


Kandungan Utama Rumput Laut, Kaya Antioksidan
Kuasa Hukum Della, Rusdianto saat ditemui di Mapolsek Tebet mengatakan, apabila hasil otopsinya nanti belum meyakinkan, keluarga akan mengajukan otopsi ulang. "Kami menduga Della meninggal karena dibunuh," katanya.

Produk Tembakau Alternatif untuk Perokok Dewasa, Bukan bagi Generasi Muda

Ia juga meminta kepolisian agar bekerja lebih maksimal untuk mengungkap penyebab meninggalnya model majalah tersebut. "Saksi kuncinya ada orang asing yaitu orang India. Kami melihat ada faktor kesengajaan dari saksi dengan membiarkan korban saat kritis hingga meninggal," katanya.


Diberitakan sebelumnya, Della ditemukan tewas di Apartemen Casablanca Tower 2 pada Sabtu malam, 3 Agustus 2013.


Terkait penemuan mayat Della, Kapolsek Tebet Kompol Nico Adreano, mengklarifikasi bahwa penyebab kematian model itu bukan karena dibunuh atau diracun.


"Saya mengklarifikasi pemberitaan di media berkaitan dengan kasus Della di Apartemen Casablanca. Hingga saat ini tidak ada statement dari kepolisian yang menyebutkan korban meninggal karena dibunuh, diracun atau lain sebagainya," katanya kepada
VIVAnews,
6 Agustus.


Dari hasil pemeriksaan sementara oleh dokter Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), kematian Della akibat serangan jantung dan tidak ada tanda-tanda kekerasan.
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya