VIDEO: Mobil Wali Kota Depok Tabrak Warga Hingga Luka Parah

Polisi gelar reka ulang kecelakaan Mahasiswa Atmajaya
Polisi gelar reka ulang kecelakaan Mahasiswa Atmajaya
Sumber :
  • VIVAnews/Zahrul Darmawan (Depok)

VIVAnews - Tasma Rosyid (44), seorang warga Depok harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Dia menjadi korban tabrak lari yang dilakukan oleh mobil Wali Kota Depok, Nur Mahmudi Ismail. Akibat kecelakaan itu, ia mengalami luka pada bagian rusuk dan kaki.

Kejadian berawal ketika Tasma yang mengendarai motor dengan nomor polisi B 6200 ELW berusaha menghindari angkot di Jalan Mampang, Pancoran Mas Depok. Di saat bersamaan, mobil wali kota lengkap dengan pengawal melintas dengan kecepatan cukup tinggi.

Lihat videonya di sini.

Alhasil, korban yang tak mampu menguasai laju kendaraannya terpental usai tersenggol rombongan sang Wali Kota. Sementara motornya masuk ke dalam mobil dinas Wali Kota.

Alih-alih turun dan mencek kondisi Tasma, Nur Mahmudi menyuruh stafnya mengurus masalah tersebut. Korban sempat ke klinik terdekat karena luka serius di bagian tulang rusuk dan tulang kaki kirinya patah.

"Ironisnya lagi, korban pulang sendiri diantar temannya. Sementara Wali Kota melanjutkan perjalanan," kata Tohir salah satu kerabat Tasma.

Lantaran tak memiliki biaya yang memadai, korban pun hanya menjalani perawatan seadanya di rumah.

Sebelumnya, Nur Mahmudi membela diri. Di hadapan sejumlah media, orang nomor satu di Kota Depok ini menegaskan, Tasma lah yang saat itu bersalah lantaran melanggar aturan. Ia, tuding Nur Mahmudi, memotong jalur rombongan yang saat itu sudah diberi peringatan oleh pengawal. [Baca: Alasan Nur Mahmudi Tinggalkan Korban Kecelakaan di Jalan]

"Patwal sudah memberikan isyarat sirenenya. Harusnya saat itu dia mengerem, tapi malah melaju. Akhirnya dia menyenggol mobil dinas yang kami pakai," kata Nur Mahmudi. (ita)