TPU Pondok Ranggon Diusulkan Jadi Situs Wisata Sejarah

Doa bersama di Monumen 12 Mei 1998 di Universitas Trisakti
Sumber :
  • Antara/ Dhoni Setiawan

VIVA.co.id – Taman Pemakaman Umum (TPU) Pondok Ranggon, Jakarta Timur, diusulkan menjadi salah satu situs wisata sejarah di Jakarta.

Pemakaman Jenazah Secara Protokol COVID-19 di Pondok Ranggon Berkurang

Menurut Asisten Bidang Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah DKI Jakarta Fatahillah, wacana itu dilakukan atas usulan Komnas Perempuan. Sebab, saat terjadi peristiwa Mei 1998, banyak korban tewas dimakamkan di lokasi tersebut.

"TPU Pondok Ranggon akan dijadikan situs wisata sejarah karena banyak korban Mei 1998 yang dimakamkan di sana," ujar Fatahillah, usai menerima Komnas Perempuan di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat, 29 April 2016.

Kurang Sebulan, 900 Jenazah Pasien Corona Dimakamkan di Pondok Ranggon

Pertemuan itu membahas tentang peringatan peristiwa Mei 1998 dengan peresmian prasasti Mei '98 di TPU Pondok Ranggon dan inisiasi rencana pembangunan Museum Peringatan Peristiwa Mei 1998. 

Dengan dijadikan situs wisata sejarah, dia melanjutkan, diharapkan TPU Pondok Ranggon lebih terawat. Pendataan akan dilakukan juga terhadap kawasan lain yang memiliki nilai sejarah. "Peran pemerintah juga harus aktif untuk bersama-sama menjaganya," katanya.

Makam Khusus COVID-19 di TPU Pondok Ranggon Tersisa 600 Lubang

Seperti diketahui, kerusuhan melanda Indonesia, khususnya di ibu kota, pada 13-15 Mei 1998. Kerusuhan dipicu tragedi Trisakti di mana empat mahasiswa Universitas Trisakti tertembak dalam demonstrasi pada 12 Mei 1998. Kemudian, pada 21 Mei 1998, Presiden Soeharto turun dari jabatannya.

TPU Pondok Ranggon Jakarta Timur

TPU Pondok Ranggon Penuh, Bagaimana Pemakaman Jenazah COVID-19?

TPU Pondok Ranggon hingga saat ini telah memakamkan total 4.650 jenazah pasien COVID-19 sepanjang Maret hingga 25 Desember 2020.

img_title
VIVA.co.id
28 Desember 2020