Ujung Kasus Sumber Waras, DPRD DKI Tunggu Pertemuan KPK-BPK

Anggota DPRD DKI Prabowo Soenirman. BPK dan KPK akan bertemu sebelum Lebaran
Sumber :
  • Facebook Prabowo Soenirman

VIVA.co.id – Anggota Komisi D DPRD DKI Prabowo Soenirman menghormati kesimpulan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menyatakan tidak ada perbuatan melawan hukum dalam pembelian sebagian lahan Rumah Sakit Sumber Waras.

Ahok Tegaskan Pembelian Lahan Sumber Waras Sudah Sah

Namun, Prabowo yang merupakan anggota fraksi Partai Gerindra, juga mengingatkan bahwa KPK dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI akan melakukan pertemuan guna membahas tindak lanjut kesimpulan KPK itu.

"Penyidik BPK dan penyidik KPK akan dipertemukan untuk mengkonsolidasikan temuan," ujar Prabowo saat dihubungi melalui sambungan telepon pada Rabu, 14 Juni 2016.

Usut Kasus Korupsi DKI, KPK Telisik Semua Diskresi Ahok

Dalam konsolidasi itu, penyidik BPK akan memberi masukan terhadap penyidik KPK terkait proses penyelidikan yang dilakukan KPK.

Prabowo mengatakan DPRD DKI menunggu dilakukannya konsolidasi itu. Prabowo beranggapan, usai konsolidasi, KPK bukan tak mungkin memiliki pandangan baru untuk melanjutkan penyelidikan. KPK juga bisa saja menetapkan tersangka setelah mendapat masukan dari BPK.

Akhir Tahun, KPK dan BPK Bahas Bukti Baru RS Sumber Waras

"Jadi ini (kesimpulan) bisa berubah. Segeralah KPK dan BPK bertemu supaya tidak ada dusta (terkait dasar KPK membuat kesimpulan). Ini menyangkut kerugian negara," ujar Prabowo.

Sebelumnya, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo mengatakan penyidik KPK tidak menemukan indikasi perbuatan melawan hukum dalam pembelian sebagian lahan Rumah Sakit Sumber Waras. Maka dari itu, KPK berencana mendengarkan keterangan auditor BPK untuk membahas dugaan adanya korupsi.

KPK berencana bertemu dengan BPK sebelum Hari Raya Idul Fitri.

"Jadi penyidik kami tidak menemukan perbuatan melawan hukumnya. Nah, oleh karena itu, jalan satu-satunya kami lebih baik mengundang BPK, bertemu dengan penyidik kami," ujar Agus di Gedung DPR RI, Selasa, 14 Juni 2016.

Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno

Sandi Beri Dua Opsi dalam Kasus RS Sumber Waras

Pemprov DKI tak ingin kasus ini dipolitisasi.

img_title
VIVA.co.id
30 November 2017