Gelagat Mencurigakan Ius Pane Saat di Dalam Bus

Penangkapan Ridwan Sitorus alias Ius Pane di Medan, Sumatera Utara.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Bayu Nugraha

VIVA.co.id – Kepolisian akhirnya berhasil meringkus tersangka perampokan yang menyebabkan tewasnya enam korban di Pulomas, Jakarta.

Perampok Pulomas Divonis Mati, Istrinya Mengamuk

Tersangka bernama Ridwan Sitorus alias Ius Pane itu ditangkap saat turun dari bus Antar Lintas Sumatera (ALS), di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Sumatera Utara.

Menurut pengakuan sopir bus yang ditumpangi Ius, Marwan Nasution, awalnya ia tidak curiga dengan gerak-gerik pria tersebut.

Reaksi Rampok Sadis Pulomas saat Divonis Mati

“Dia seperti penumpang lainnya. Enggak ada yang mencurigakan,” ujar Marwan saat diwawancarai oleh tvOne, Minggu 1 Januari 2017.

Dari pengamatan Marwan, Ius juga kerap ngobrol dengan penumpang lain yang duduk di sebelahnya. “Ngobrol, beli nasi. Kayak penumpang lain saja,” ujarnya menambahkan.

Berharap Tak Dihukum Mati, Perampok Pulomas Banding

Namun, Marwan melihat ada satu hal yang agak aneh dari Ius. Hal itu terjadi setiap ada penumpang yang turun di pangkalan ALS yang tersebar di Sumatera.

“Tiap kali ada penumpang turun, dia juga ikut turun. Cuma lihat koper bawaannya, terus masuk lagi ke bus,” ujarnya menjelaskan.

Sepengetahuan Marwan, saat Ius naik bus dari Bogor, Jawa Barat, ia hanya membawa satu koper saja.

“Bawa koper besar, ditaruh di bagasi. Saat ditangkap polisi, koper itu dibawa petugas polisi.”

(mus) 

Suasana persidangan perkara perampokan sadis Pulomas.

Tak Mau Dihukum Mati, Dua Perampok Maut Pulomas Banding

Keduanya divonis melanggar Pasal 340 KUHP.

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2017