Pemukul Wartawan di Kemang Nangis di Kantor Polisi

Kashira Uozumi
Sumber :
  • Instagram Kashira Uozumi

VIVA.co.id – Kashira Uozomi, pelaku pemukulan atas jurnalis NET TV,  sempat menangis saat mendekam di Polres Metro Jakarta Selatan. Hal itu terjadi setelah pendeta dari gerejanya datang dan memberikan siraman rohani ke pria berusia 25 tahun itu.

img_title 4 Lembaga Kecam Kekerasan terhadap Jurnalis Usai Sidang Vonis SYL

"Pendetanya sempat datang untuk berikan siraman rohani. Di situ baru dia (Kashira) nangis-nangis," tutur Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Selatan, Ajun Komisaris Besar Polisi Budi Hermanto, di Markas Polres Metro Jaksel, Kamis 13 April 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski diketahui Kashira sempat menyampaikan permintaan maaf kepada korban melalui akun Instagram, bukan berarti hal itu melepaskan dia dari jeratan pidana. Budi memastikan bahwa proses hukum terhadap Kashira terus berlanjut.

img_title AJI Indonesia Catat 61 Kasus Serangan Terhadap Jurnalis Sepanjang 2022

"Jadi, Sat Reskrim (Satuan Reserse) ini hadir untuk proses hukum," kata dia.

Ia juga menuturkan, urusan damai antara pelaku dan korban itu bukan tanggung jawab pihak kepolisian. Sebab, polisi hanya bertugas untuk menegakkan hukum yang dilaporkan ke mereka.

img_title Bapak Pengeroyok Wartawan di Kramat Jati Ditangkap

"Untuk masalah damai, bukan urusan kami. Itu urusan terlapor dan korban. Jangan disalah artikan," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya diberitakan, kekerasan menimpa juru kamera NET TV. Korban dipukul seorang pria bermobil mewah MINI Cooper di kawasan Kemang, Jakarta Selatan.

Korban bernama Hafitz Ardiansyah. Dia dipukul ketika merekam peristiwa banjir yang terjadi di Kemang, Rabu 12 April 2017 dini hari. Pelaku juga sempat meludahi korban, merusak kamera koban dan merusak mobil liputan yang dinaiki korban. (ren)

Ipda Endry Purwa Sefa (kanan) dan Jurnalis foto Antara Makna Zaezar (kiri)

Usai Pukul dan Ancam Jurnalis di Semarang, Ipda Endry Akhirnya Minta Maaf

Insiden pemukulan terhadap jurnalis Antara di Semarang oleh Ipda Endry viral dan menuai kecaman. Setelah aksi brutalnya terekam publik, Ipda Endry akhirnya meminta maaf.

img_title
VIVA.co.id
7 April 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut