Selain Acho, Penghuni Green Pramuka Lain Juga Mengamuk

Penghuni apartemen Green Pramuka mengamuk di kantor pengelola
Sumber :
  • VIVA.co.id / Anwar Sadat

VIVA.co.id – Sejumlah pemilik dan penghuni rusun Apartemen Green Pramuka City, Rawasari, Jakarta Timur, mendatangi kantor customer service tower Fagio, Senin siang 7 Agustus 2017. Kedatangan mereka untuk mengajukan protes kepada pengelola atas ketidaknyamanan yang dirasakan terkait pelayanan apartemen tersebut.

img_title Bujuk Rayu Sindikat Prostitusi Online di Apartemen Green Pramuka 

Seorang penghuni bernama Desi, meluapkan amarahnya kepada aparat keamanan dan juga petugas pelayanan apartemen. Sebagai penghuni, ia mengaku tidak diperkenankan memarkir kendaraan sepeda motornya di depan tower tempat Ia tinggal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya harus gimana, masa enggak boleh parkir di depan tempat saya. Harus jauh banget parkirnya, bawa barang berat," kata Desi di lokasi.

img_title Prostitusi Online di Green Pramuka Terkuak, Korbannya Remaja 13 Tahun

Desi juga menambahkan, hampir setiap hari ia harus parkir di lokasi yang jauh dari tempat tinggalnya. Anaknya juga kerap kali terlambat karena jauhnya lokasi parkir. "Coba bayangkan itu. Bagaimana kalau seperti itu. Manajemen nya juga tidak mau bertanggung jawab dan enggak berani menemui kita. Hanya melalui security," ujarnya

Kemudian petugas keamanan sempat membawa Desi ke kantor pengelola yang ada di basement. Saat itu, Desi sempat ditarik dan diperlakukan kasar oleh pihak kemanan sekitar. "Sudah beberapa kali tadi saya digituin (ditarik)," ujarnya.

img_title Detik-detik Nurhayati Dibunuh di Lorong Apartemen Green Pramuka

Selain Desi, penghuni lainnya juga turut mengeluarkan amarahnya. Penghuni mengeluhkan sulitnya mendapatkan tempat parkir. Bahkan, terkesan ada perbedaan penghuni yang menggunakan mobil dan motor. Namun ketika ditanyakan pengelola seakan menghindar dari tanggung jawab.

"Pengelolanya selalu kayak begini. Enggak pernah mau tanggung jawab," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, komika Acho dilaporkan oleh pihak pengembang rusun atau apartemen Green Pramuka City pada tahun 2015. Dia dilaporkan karena menuliskan keluhannya tentang janji-janji pengembang yang tidak direalisasikan.

Acho hanya menyatakan kebenaran dan memberi informasi agar publik bisa berhati-hati ketika memilih apartemen. Salah satu hal yang diabaikan pengembang, kata dia, adalah penyediaan parkir untuk penghuni. Nyatanya, area parkir sering penuh. Oleh karena itu, penghuni harus memarkirkan kendaraan di area dengan tarif per jam dan hal ini membuat banyak penghuni merasa kecewa.
 

ilustrasi bunuh diri.

Wanita Ditemukan Tewas usai Diduga Lompat dari Lantai 27 Apartemen Green Pramuka

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang wanita ditemukan tewas usai diduga lompat dari lantai 27, Apartemen Green Pramuka City, Jakarta Pusat.

img_title
VIVA.co.id
7 Juni 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut