Bukti KPK Bongkar Nama Lucas Diganti Sebutan Profesor dan Kaisar

Mantan pengacara Eddy Sindoro, Lucas.
Sumber :
  • VIVA/ Edwin Firdaus.

VIVA – Komisi Pemberantasan Korupsi mencurigai advokat Lucas berupaya menghalangi penyidikan setelah pemeriksaan sejumlah barang bukti elektronik. Sebab KPK menemukan istilah tertentu yang dipakai dalam berkomunikasi yang diduga sebutan untuk Lucas.

KPK Periksa Keponakan Surya Paloh

Menurut penyidik KPK Novel Baswedan, berdasarkan pemeriksaan barang bukti elektronik itu, ditemukan rekaman percakapan yang menyebut terdakwa Lucas sebagai “profesor” atau “kaisar”. Novel mengatakan itu saat bersaksi untuk terdakwa Lucas di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Kamis, 10 Januari 2019.

Menurut Novel, penyidik awalnya menggeledah sejumlah tempat dan menyita ponsel milik saksi. Salah satunya, ponsel milik pegawai PT Gajendra Adhi Sakti, Dina Soraya.

KPK Setor Uang ke Kas Negara Rp1,1 Miliar dari Eks Pejabat Muara Enim

Dalam ponsel itu, terdapat percakapan tertulis (chat) yang menunjukkan kaitan dengan Lucas. Beberapa barang bukti dari saksi lain juga memperkuat bukti keterlibatan Lucas dalam pelarian tersangka Eddy Sindoro.

Dalam kasus ini, Lucas didakwa menghalangi proses penyidikan KPK terhadap tersangka mantan petinggi Chairman Paramount Enterprise Eddy Sindoro. Lucas diduga membantu pelarian Eddy ke luar negeri.

MAKI Minta KPK Tuntaskan Kasus Korupsi Kapal Tongkang

Menurut jaksa, Lucas menyarankan Eddy Sindoro, yang saat itu berstatus tersangka, agar tak kembali ke Indonesia. Lucas juga mengupayakan agar Eddy masuk dan keluar dari wilayah Indonesia, tanpa pemeriksaan petugas Imigrasi.

Dalam mewujudkan hal itu, Lucas meminta bantuan Dina Soraya. Kemudian, Dina minta bantuan sejumlah pegawai di bandara, termasuk pegawai imigrasi dan maskapai AirAsia. (ase)

Ilustrasi Foto Firli Bahuri dan Karyoto (Sumber Majalah Tempo 26 November 2023)

Integritas Firli Bahuri dan Komitmen Penegakan Hukum Irjen Karyoto

Setelah mempertimbangkan semua bukti-bukti pelanggaran etik yang dilakukan Firli saya menyimpulkan Firli memang bukan pribadi yang berintegritas.

img_title
VIVA.co.id
8 Januari 2024