Protes Hasil Pemilu Memakan Korban Jiwa, Bawaslu Berduka

Ketua Bawaslu Abhan berpidato di hadapan peserta apel patroli pengawasan anti politik uang Pemilu 2019 di Lapangan Banteng, Jakarta
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Nova Wahyudi

VIVA – Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu, berduka atas banyak jatuh korban dalam demonstrasi massa menolak hasil pemilu dua hari belakangan ini.

DPR Gelar Uji Kelayakan Calon Anggota KPU-Bawaslu pada 14-17 Februari

"Kami perlu sampaikan turut belasungkawa, atas meninggalnya beberapa korban dari kegiatan unjuk rasa," kata Ketua Bawaslu, Abhan di kantornya, Jakarta, Kamis 23 Mei 2019.

Tak hanya itu, ia menyayangkan aksi kekerasan yang mewarnai demonstrasi tersebut, karena tidak sesuai undang-undang. Sehingga, mengakibatkan banyaknya jatuh korban yang terluka dari masyarakat maupun aparat Kepolisian.

Timsel Serahkan Daftar Nama Calon Anggota KPU dan Bawaslu ke Jokowi

"Kami mengutuk kekerasan dalam unjuk rasa ini. Saya kira, unjuk rasa ini hal yang dilindungi undang-undang, sepanjang penyampaian aspirasi itu sesuai dengan undang-undang ya, dan tentu aspirasi yang bertanggung jawab," paparnya.

Meski akses menuju Bawaslu sulit beberapa hari ke belakang, Abhan memastikan, kinerja seluruh pimpinan dan karyawan lembaga pengawas pemilu ini tidak terganggu.   

Bawaslu Siap Bekerja Kapanpun Pemilu 2024 Digelar

"Kami tetap melaksanakan kegiatan-kegiatan apa yang semestinya jadi kewajiban kami, seperti penerimaan laporan, ini bagian dari pelayanan publik, kami tetap bekerja, dan kami juga sedang mengagendakan untuk beberapa agenda sidang yang harus segera kami gelar atas beberapa laporan dari masyarakat," ungkapnya. (asp)

Politikus PDIP Junimart Girsang .

Calon Anggota KPU-Bawaslu Wajib Tes PCR 2 Kali Sebelum Uji Kelayakan

Tes PCR kedua, kata Junimart, dilakukan menjelang uji kepatutan dan kelayakan calon anggota KPU-Bawaslu dilakukan yakni sebelum 14 Februari.

img_title
VIVA.co.id
9 Februari 2022