Wamenhan Sebut Filipina dan Ghana Tertarik Beli Tank Pindad

Wakil Menteri Pertahanan Wahyu Sakti Trenggono (tengah).
Sumber :
  • VIVAnews/ Eduward Ambarita

VIVA – Wakil Menteri Pertahanan (Wamenhan) Wahyu Sakti Trenggono menyebutkan, dua negara yakni Filipina dan Ghana berminat membeli alat tempur serta persenjataan dari Indonesia. Di antaranya kendaraan tempur berupa tank jenis medium yang diproduksi PT. Pindad.

Industri Facility Manajemen Indonesia di Atas Vietnam dan Kamboja

Hal itu dikatakan Trenggono di sela- sela rapat pimpinan Kementerian Pertahanan yang turut dihadiri pejabat TNI, hari ini. "Sudah pasti (Filipina dan Ghana). Kalau Filipina itu tank," katanya, di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Rabu 22 Januari 2020.

Trenggono mengatakan, beberapa negara di Afrika merupakan potensi calon pembeli alat- alat persenjataan produk anak negeri. Selain itu, ia menjelaskan, pihaknya juga berencana mengembangkan industri pertahanan dalam negeri lantaran hal tersebut sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo. "Jadi yang pasti kami ingin mengembangkan industri pertahanan dalam negeri," katanya. 

Israel-Iran Memanas, Erick Sebut Kontrak BUMN Pertahanan Naik 

Ke depan, kata Trenggono, ancaman pertahanan tak melulu soal adanya kontak fisik atau pengerahan militer. Kementerian yang dipimpin Prabowo Subianto itu pun telah memetakan ancanan pertahanan non-militer atau nirmiliter yang menjadi tantangan dunia pada masa depan. "Tapi yang paling penting di situ adalah soal tiga hal, pangan, energi, kesehatan. Itu menjadi faktor penting dan jadi bagian," katanya.

Ilustrasi cuaca panas

Panas Ekstrem Hingga 45 Derajat Celcius, Filipina dan Bangladesh Tutup Ribuan Sekolah

Asia Selatan dan Tenggara akan menghadapi cuaca panas lebih ekstrem. Gelombang panas juga membawa Filipina dan Bangladesh untuk menutup semua sekolah-sekolah.

img_title
VIVA.co.id
29 April 2024