Wabah Corona, Pemerintah Larang ASN Mudik

Sejumlah kendaraan pemudik melintas di tol Cipali, Palimanan, Cirebon, Jabar/Ilustrasi.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Dedhez Anggara

VIVA – Pemerintah melarang aparatur sipil negara (ASN) untuk bepergian ke luar daerah atau melakukan mudik untuk mencegah penyebaran virus corona covid 19.

img_title Hakim Tolak Dalih COVID-19 Nadiem di Perkara Chromebook, Singgung Arahan 'Mas Menteri'

Hal itu tertuang dalam surat edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 36 Tahun 2020 yang ditandatangani Menteri Tjahjo Kumolo, 30 Maret 2020. Keputusan didasarkan pada masa darurat bencana covid 19 yang masih berlaku hingga tanggal 29 Mei 2020.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Agar aparatur sipil negara dan keluarganya tidak melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah dan/atau kegiatan mudik lainnya selama masa berlakunya status keadaan tertentu darurat bencana wabah penyakit akibat virus corona," bunyi salah satu poin di surat edaran tersebut.

img_title Dua Terdakwa Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Westafel saat Covid-19 Divonis Bebas

Menpan meminta para pejabat pembina kepegawaian di semua kementerian/lembaga/daerah untuk memastikan agar ASN tidak mudik. Yakni dengan memperhatikan ketentuan aturan disiplin pegawai yang berlaku.

Selain itu, ASN diminta mensosialisasikan kepada warga tetangganya agar juga tidak mudik. ASN juga diminta menjaga jarak aman saat melakukan komunikasi antarindividu.

img_title Pertama dalam Sejarah, Mantan Perdana Menteri Spanyol Jadi Tersangka Korupsi

Tjahjo juga  mengimbau ASN membantu meringankan beban masyarakat yang lebih membutuhkan di sekitar tempat tinggalnya. Juga untuk selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Bendera China.

Pertama Kali Sejak Pandemo Covid-19, China Gagal Capai Target Pertumbuhan Ekonomi

China gagal mencapai target pertumbuhan ekonomi tahunannya, yang menggarisbawahi tantangan struktural yang semakin besar yang dihadapi ekonomi terbesar kedua di dunia.

img_title
VIVA.co.id
26 Juli 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut