Update Corona Kabupaten Garut 2 April 2020: 2 PDP Meninggal Dunia

VIVA – Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Kabupaten Garut mengumumkan dua Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang dirawat di ruangan Isolasi khusus perawatan terpapar virus corona (COVID-19) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Slamet Garut, meninggal dunia.

Update Corona di Garut 6 April: Tambah 64 Kasus

Juru bicara Pusat Informasi dan Koordinasi COVID-19 Kabupaten Garut, Ricky Rizki Darajat, mengatakan bahwa dua PDP meninggal dunia masing-masing berusia 20 tahun dan 55 tahun. Kedua pasien yang meninggal dunia itu sudah diserahkan kepada pihak keluarga dan pengurusan jenazah sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ditetapkan WHO (Organisasi Kesehatan Dunia).

"Jadi, kedua pasien itu meninggal malam tadi, walaupun hasil tes belum keluar hasilnya negatif atau positif namun pengurusan jenazah sesuai SOP, " ujar Ricky, Kamis 2 April 2020.

Keren! Desa di Garut Jamin Sembako Warga Selama Karantina Wilayah

Sementara itu Ketua Tim Penanganan COVID-19 RSUD dr Slamet Garut, dr. Een Suryani, mengatakan bahwa hingga saat in, terdapat lima PDP yang masih dalam perawatan. Dua PDP merupakan pasien lama dan tiga PDP merupakan kasus baru masuk.

"Jadi setelah dua meninggal dunia, kami masih merawat lima pasien, dua PDP lama dan tiga PDP baru masuk, " ungkapnya.

Update Corona Garut 5 April 2020: ODP Tambah 175, Total jadi 1.598

Lanjut Een, jumlah PDP yang meninggal dunia hingga saat ini berjumlah empat orang, dua dinyatakan negatif . Adapun dua pasien yang meninggal dunia Rabu malam hingga saat ini masih menunggu hasil tes di Labkesda Propinsi Jawa Barat.

"Jadi sudah empat yang meninggal dunia, kami masih menunggu hasil lab dua yang meninggal semalam, " katanya.

Update Corona di Garut 9 April 2020: ODP Tambah 82 jadi 1.897

4 ODP Positif Corona Hasil Rapid Test Tak Masuk Data

img_title
VIVA.co.id
9 April 2020