Bripka IS Rampok Mobil, Irjen Hendro: Pasti Saya Pidanakan dan Pecat

Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno (tengah)
Kapolda Lampung Irjen Pol Hendro Sugiatno (tengah)
Sumber :
  • ANTARA

VIVA – Kapolda Lampung Irjen Hendro Sugiatno bakal menindak tegas anggota polisi inisial Bripka IS yang diduga terlibat aksi perampokan mobil seorang mahasiswa di Bandar Lampung. Bahkan, sanksi bukan hanya secara administrasi saja tapi juga hukum pidana jika memang terbukti.

“Untuk oknum anggota Polresta yang terlibat curas, pasti saya pidanakan dengan hukuman maksimal 12 tahun dan pasti saya pecat (pemberhentian tidak dengan hormat atau PTDH),” kata Hendro melalui keterangan tertulisnya pada Kamis, 21 Oktober 2021.

Saat ini, kata dia, kasus tersebut sedang proses pengembangan oleh Polresta Bandar Lampung. Sementara, penyidik menemukan fakta bahwa Bripka IS diduga melakukan aksinya bersama dengan aparat sipil negara (ASN) di wilayah tersebut.

Maka dari itu, Hendro mengimbau kepada pelaku lain untuk menyerahkan diri. Jika tidak, tentu penyidik akan melakukan tindakan tegas upaya tangkap dan melumpuhkan pelaku bila ada perlawanan. Kini, sudah dua pelaku yang ditangkap.

"Yang sudah tertangkap 2 orang, kemarin kami tangkap salah satunya ASN Pemda Provinsi dan pelaku lain sedang kami kembangkan. Tersangka itu pasti tertangkap," ujarnya.

Namun, Hendro belum bisa menjelaskan secara rinci mengenai aksi perampokan mobil mahasiswa termasuk peran para pelaku. Karena menurut dia, penyidik masih bekerja melakukan pengembangan.

Sebelumnya diberitakan, Anggota Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali menjadi sorotan. Kini, anggota polisi inisial Bripka IS diduga terlibat dalam aksi perampokan mobil milik mahasiswa di kawasan Bandar Lampung pada Sabtu, 9 Oktober 2021.