Motif Pacar Ibu Aniaya Balita 2,5 Tahun

Ilustrasi Penganiayaan Anak
Sumber :
  • pixabay

VIVA – Tega, seorang balita 2,5 tahun dianiaya pacar ibunya di Jawa Timur. Diketahui pelaku penganiayaan balita 2,5 tahun itu bernama Wahyu Kristanto (25). 

img_title Ibu Pengamen, Ayah Tiri Nganggur, Ini Sosok Ortu yang Tega Bunuh Balita 20 Bulan di Toilet Umum Pasar Kebayoran Lama

Alasan Pacar Ibunya Tega Aniaya Balita 2,5 Tahun

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ilustrasi Penganiayaan Anak

Photo :
  • pixabay

img_title RS Polri Ungkap Jejak Kekerasan pada Jasad Balita 2 Tahun di Jaksel

Penganiayaan balita di Kota Batu, Jawa Timur itu dilatarbelakangi faktor ekonomi. Korban balita tersebut dianggap membebani kehidupan pelaku karena bukan darah dagingnya sendiri. Selain permasalahan ekonomi, pelaku juga kesal karena korban sering rewel. Kemudian, pelaku juga memiliki permasalahan dengan ibu balita tersebut.

Keterangan itu disampaikan oleh Kapolres Batu AKBP I Nyoman Yogi Hermawan saat menggelar konferensi pers penganiayaan anak di bawah umur, Rabu (27/10/2021) malam. 

img_title Miris! Anak Usia 9 dan 13 Tahun di Karawang Aniaya Balita, Begini Perlakuan Sadisnya

"Keterangan pelaku korban sering rewel, dan merasa bila korban menjadi beban ekonomi karena bukan anak biologisnya. Jadi setiap ada masalah dengan ibunya korban jadi pelampiasan kekesalan," jelas Kapolres.

Luka Di Sekujur Tubuh

Ilustrasi luka bakar.

Photo :
  • U-Report

Sementara hasil dari visum rumah sakit diketahui bahwa korban mengalami luka di sekujur tubuh mulai luka bakar akibat siraman air panas, bekas sundutan rokok di sejumlah bagian tubuhnya, dan bekas gigitan di jari-jari kedua tangannya. 

"Jadi setiap kali dia rewel atau pas kesal melampiaskan ke korban. Pelaku melakukan penganiayaan saat ibu korban sedang tidak di rumah," jelasnya.

Saat ini korban sedang dirawat di RS dengan pendampingan dokter dan psikolog untuk memberikan trauma healing, baik kepada ibu dan bayinya. Penganiayaan itu dilakukan selama korban dan ibunya tinggal bersama tersangka di Desa Beji, Kecamatan Junrejo. 

Diketahui bahwa pelaku WK yang merupakan kekasih atau calon suami ibu korban sudah tinggal bersama korban dan ibunya sejak Agustus 2021. Dikabarkan juga bahwa penganiayaan itu dilakukan sudah sekitar 1 bulan. Meski ibunya sudah mengetahui hal itu, ia tidak berani melaporkan karena mendapat ancaman dari tersangka bila menceritakan tidak akan dia nikahi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Barang Bukti Diamankan

Dari kasus ini, petugas telah mengamankan barang bukti (BB) berupa bak mandi warna hijau, gayung warna biru, dan panci almunium. Alat tersebut dijadikan barang bukti karena dipakai untuk melukai korban seperti gayung untuk menyiram bayi dengan air panas.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut