Cerita Jemaah saat Badai Pasir: Langit Gelap Gulita dan Kaca Pecah

Badai pasir di Bandara Madinah
Badai pasir di Bandara Madinah
Sumber :
  • MCH 2022

VIVA – Badai pasir sempat melanda beberapa wilayah di Kota Madinah Arab Saudi pada akhir pekan lalu, Minggu sore 7 Agustus 2022. Salah satunya adalah Bandara Internasional Madinah.

Badai pasir yang berlangsung sekitar 15-20 menit, bersamaan dengan datangnya tiga kloter jemaah haji Indonesia yang akan dipulangkan di Bandara Madinah. Yaitu SUB 32, SUB 33 dan UPG 12. 

Satu bus jemaah haji Indonesia Kloter SUB 33 bahkan mengalami pecah kaca belakang saat kejadian berlangsung. Beruntung tidak ada korban luka atau jiwa dalam insiden tersebut.

Badai pasir di Bandara Madinah

Badai pasir di Bandara Madinah

Photo :
  • MCH 2022

Peristiwa tersebut terjadi saat bus jemaah baru tiba di Bandara Madinah. "Kaca belakang pecah saat kami baru tiba. Alhamdulillah tidak ada korban," kata salah satu jemaah asal Sidoarjo, Muamalah.

Para jemaah sempat diminta menunggu di dalam bus hingga badai reda. "Kami menunggu di dalam bus semua. Perasaan takut ada, panik pasti, cuma enggak seberapa. Karena memang badai cuma sebentar."

Jemaah Kloter SUB 33 di Bandara Madinah

Jemaah Kloter SUB 33 di Bandara Madinah

Photo :
  • MCH / Zaky Al Yamani

Muamalah mengungkapkan, dirinya sangat cemas justru saat di tengah perjalanan. Sebab badai pasir sudah terjadi sejak bus dalam perjalanan menuju bandara. Menurutnya, suasana saat itu gelap dengan debu.  

"Dalam perjalanan saya sudah berdoa. Peteng (gelap gulita), angin kencang banget. Pemandangan dari kaca bus enggak kelihatan waktu itu. Pada saat itu gelap. Pos pemeriksaan aja sudah berantakan," katanya bercerita.

Meski demikian, dalam insiden badai pasir ini, tidak ada korban jiwa, luka maupun material. Seluruhnya aman dan terkendali. Ketika peristiwa terjadi, jemaah tidak panik dan mengikuti arahan petugas.