15 Anggota KPPS di Jawa Tengah Meninggal Saat Bertugas, 428 Lainnya Jatuh Sakit

Anggota KPPS meninggal saat berada di Puskemas Patean Kendal.
Sumber :
  • tvOne/Teguh Joko Sutrisno

Semarang – Sejumlah anggota KPPS di Jawa Tengah KPU Provinsi Jawa Tengah meninggal dunia dan jatuh sakit pada saat menjalankan tugas dalam tahapan Pemilu 2024. Hal itu diungkapkan komisioner KPU Jawa Tengah setelah melakukan pendataan per 22 Februari 2024.

Ketua KPU Jawa Tengah Handi Tri Ujiono mengatakan, tercatat hingga kini sudah ada 15 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) meninggal dunia, serta 428 KPPS yang sakit saat masa menjalankan tugas.

Ia menambahkan, masa kerja KPPS terhitung satu bulan sejak dilantik. Sehingga KPPS masih menjadi tanghung jawab KPU termasuk santunan.

Ketua KPU Provinsi Jawa Tengah Handi Tri Ujiono.

Photo :
  • Antara

"Bahwa masa kerja memang satu bulan, artinya dari sejak dilantik sampai satu bulan kemudian masih menjadi tanggung jawab KPU. Angkanya nanti menyesuaikan BPJS," kata Handi di Semarang, Kamis, 22 Februari 2024

Selain KPPS, Handi juga menyebut ada 14 anggota Linmas dan 3 anggota PPK di Jawa Tengah yang juga meninggal. "Untuk santunan tidak sebatas pada yang meninggal, yang sakit juga berhak atas santunan," tambahnya.

Menurut Handi, para anggota KPPS, PPK, maupun Linmas yang meninggal secara umum karena memang sudah punya komorbid.

Sementara itu, anggota KPU Jateng lainya, Paulus Widiyantoro menyampaikan informasi bahwa penghitungan suara Pemilu 2024 saat ini sudah sampai di tingkat PPK atau kecamatan. Pihaknya terus memantau termasuk juga kesehatan petugas di tingkat PPK.

Momen Sudaryono 'Colek' Bambang Pacul saat Makan Gorengan di Warung Spanduk PDIP

Laporan: Teguh Joko Sutrisno

Warga di sekitar Gunung Slamet

Aktivitas Vulkanik Meningkat Gunung Slamet Bisa Picu Gempa dan Erupsi, Menurut BPBD

BPBD Purbalingga mengimbau para pendaki mematuhi larangan pendakian ke puncak Gunung Slamet karena gunung terbesar di Pulau Jawa itu masih berstatus Waspada.

img_title
VIVA.co.id
17 Mei 2024