Prabowo Mau Naikkan Jabatan Pangdam dan Kapolda Riau Jika Berhasil Tuntaskan Karhutla

Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat penanggulangan kebakaran hutan di Pontianak Kalimantan Barat
Sumber :
  • ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden

Riau, VIVA – Presiden RI Prabowo Subianto memberikan sinyal penghargaan khusus kepada Pangdam dan Kapolda Riau setelah menilai penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah tersebut berjalan baik.

img_title Kabut Asap Makin Mengkhawatirkan, Malaysia Siap Bantu Indonesia Atasi Karhutla

Bahkan, Prabowo meminta agar masa tugas keduanya menjadi pertimbangan untuk kenaikan jabatan setelah persoalan karhutla di Riau dituntaskan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan pengarahan di Posko AJU Provinsi Riau terkait penanganan karhutla, Senin, 24 Agustus 2026. Dalam kesempatan itu, Prabowo mengapresiasi strategi preventif dan kerja bersama TNI, Polri, BPBD, serta pemerintah daerah dalam menekan kebakaran.

img_title Dari Rusia hingga AS, Kemenhub Terbitkan 35 Izin Bagi Pesawat Asing Bantu Tangani Karhutla

“Bagus, penanganan saudara-saudara. Saya kira ini sesuatu yang sangat baik, mungkin kita catat untuk disampaikan ke daerah-daerah lain cara penanganannya,” kata Prabowo.

Prabowo menilai langkah-langkah pencegahan yang dilakukan jajaran di Riau juga menunjukkan hasil positif. Ia kemudian menanyakan masa tugas Pangdam Riau Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo dan Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan.

img_title Saham Emiten-emiten Sawit Melonjak di Tengah Isu Karhutla, Simak Fakta Sebenarnya

“Pangdam sudah berapa lama di sini?” tanya Prabowo.

“Siap satu tahun,” jawab Pangdam Mayjen TNI Agus Hadi Waluyo.

“Kapolda?” lanjut Prabowo.

“Siap baru 17 bulan,” jawab Kapolda Riau Irjen Pol. Herry Heryawan.

Mendengar masa tugas keduanya, Prabowo langsung meminta agar rekam kerja Pangdam dan Kapolda tersebut diperhatikan. Kepala Negara bahkan mengaitkan penyelesaian sisa karhutla dengan peluang keduanya untuk mendapatkan kenaikan jabatan.

“Coba cari pejabatnya, supaya mereka bisa naik (jabatan). Ya selesain dulu. Ya kalau begitu 900 (hektare karhutla Riau) selesai, ya. Panglima TNI, Kapolri,” ujar Prabowo.

Sinyal tersebut disampaikan ketika Riau masih menghadapi sekitar 900 hektare lahan yang terbakar. Secara kumulatif, karhutla di Riau sepanjang Januari hingga Agustus 2026 telah mencapai 16.277,50 hektare.

Dari total tersebut, pemerintah mencatat 10.514 hotspot dan 521 firespot. Sebagian besar kebakaran telah berhasil ditangani, sehingga hingga 24 Agustus tersisa tujuh titik kebakaran dengan luas sekitar 900 hektare.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prabowo mengaku dirinya sempat khawatir dengan kondisi karhutla di Riau sebelum mendarat. Namun, laporan yang diterimanya justru membuatnya lega dan bangga terhadap kinerja jajaran di lapangan.

“Kita harus begini, saya bukan apa-apa, saya kalau anda tahu saya kan? Kalau enggak beres aku juga bicaranya juga ketus ya. Tapi kalau bagus saya bicara bagus. Saya besar hati,” kata Prabowo.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut