Ini Pemicu Utama Kejahatan Seksual pada Anak

Ilustrasi kekerasan seksual.
Sumber :
  • VIVAnews/Joseph Angkasa
VIVAnews
- Ketua Umum Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Seto Mulyadi, mengatakan bahwa semakin tingginya tingkat kejahatan seksual di kalangan anak-anak, karena beberapa faktor. Salah satunya adalah pendidikan dan taraf ekonomi keluarga yang rendah.


"Karena hal itu, seorang anak juga bisa menjadi pelaku kejahatan, bahkan bisa dibilang sebagai psikopat," kata Kak Seto, sapaan akrabnya kepada
VIVAnews.


Menurut Kak Seto, faktor lain yang memicu semakin banyaknya pelaku kejahatan seksual anak, yaitu kepadatan penduduk di area yang ditinggalin oleh anak-anak.


"Ekonomi yang semakin sulit, ditambah kepadatan penduduk semakin meningkat, anak-anak menjadi rentan oleh pelaku kejahatan seksual pada anak dan psikopat," katanya


Sementara itu, Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait menambahkan, kejahatan yang terjadi pada anak tidak memandang tempat, karena bisa terjadi di mana saja.


"Faktor pendidikan, ekonomi, dan geografis pemicu utama terhadap kejahatan seksual pada anak," ujar Arist.


Dia melanjutkan, khususnya di DKI Jakarta, dari kelima wilayah DKI, Jakarta Timur menjadi wilayah tertinggi tempat terjadi kekerasan terhadap anak.

Badan Geologi: Jumlah Gempa Embusan Gunung Ile Lewotolok Meningkat

"Dari beberapa faktor, wilayah Jakarta Timur tertinggi. Setiap hari ada pengaduan kasus seksual terhadap anak," katanya. (asp)
Indonesia U-23 Vs Guinea U-23 di Play-off Olimpiade 2024, Jangan Anggap Enteng

Ria Ricis dan Teuku Ryan

Resmi Cerai! Ria Ricis Dapat Hak Asuh Anak, Teuku Ryan Wajib Kasih Nafkah Segini

Rumah tangga Ria Ricis dan Teuku Ryan yang menikah pada November 2021 berakhir pada perceraian. Setelah Ria Ricis mengajukan gugatan cerai terhadap Teuku Ryan.

img_title
VIVA.co.id
3 Mei 2024