VIDEO: Rekaman CCTV Aksi Kekerasan Perpeloncoan Unila

Ilustrasi kekerasan atau bully
Sumber :
  • iStock
VIVAnews - Pihak rektorat Universitas Lampung (Unila) akan memberikan sanksi pembekuan jurusan dan moratorium penerimaan mahasiswa Fakultas Teknik, jika aksi kekerasan dan perpeloncoan masih dilakukan. 
Ketua KIP: Indeks Keterbukaan Informasi Publik 2023 di Angka 75,40, yang Baik 80-90

Pihak Rektorat Unila telah dua kali ditegur Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, terkait perpeloncoan di Fakultas Teknik. Tahun lalu, Universitas Lampung telah menandatangi pakta integritas anti kekerasan.
Dukung Petani Bawang Merah, Indonesia Luncurkan Solusi untuk Kendalikan Ulat Grayak

Aksi kekerasan ini diduga dilakukan oleh sejumlah senior kepada mahasiswa baru. Kegiatan ini jelas membuat para orangtua mahasiswa baru kesal. Mereka meminta pihak kampus untuk menghentikan perploncoan.
PKB Usung Gus Yusuf Chudori Maju Pilkada Jateng, Halim Iskandar: Bukan Mimpi di Siang Bolong


Pihak Rektorat Universitas Lampung memastikan akan memberikan sanksi terhadap mahasiswa senior Fakultas Teknik, jika masih terjadi aksi kekerasan serta perploncoan kepada mahasiswa baru.

Sejumlah sanksi telah disepakati oleh Rektorat Unila, yakni moratorium penerimaan mahasiswa baru, pembekuan jurusan, hingga pemberhentian mahasiswa. 

"Kalau tidak taat pada aturan, ya terpaksa kita usulkan untuk pemberhentian. Kami sudah dapat kesepakatan itu dengan kementerian (Kemendikbud)," ujar Wakil Rektor III Unila, Sunarto. (asp)
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya