Oknum Satpol PP Dalangi Sindikat Maling Laptop

Ilustrasi pencurian.
Sumber :
  • iStock
VIVA.co.id
img_title Gudang Penyimpanan Kendaraan Ilegal di Magetan Digerebek
- Seorang oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, ditangkap aparat Kepolisian setempat. Dia disangka mendalangi pencurian laptop di kabupaten itu dan kemudian menjualnya ke luar daerah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


img_title Ketahuan Bobol Telkomsel Rp15Miliar, Wanita ini Menangis

Oknum aparatur pemerintah itu diketahui berinisial WH. Dia adalah personel Satpol PP yang sehari-hari bertugas menjaga kantor Bupati Polewali Mandar. Tetapi di sela-sela bertugas, dia mengendalikan dua pemuda untuk menggasak laptop di sejumlah rumah warga setempat.

Menurut Polisi, RJ dan komplotannya telah mencuri belasan laptop dan menjualnya ke luar daerah Polewali Mandar. Mereka menyasar rumah warga yang kosong ditinggal pergi pemiliknya. Komplotan kemudian masuk dengan merusak pintu belakang atau jendela dan hanya mengambil laptop karena mudah dijual dan disembunyikan.

RJ, yang diperiksa terpisah dengan dua anggota komplotannya, mengakui perbuatannya dan menjadi dalang sejumlah pencurian laptop. Dia mengaku bertugas mengantar kedua pemuda itu ke rumah sasaran serta berjaga di luar rumah yang sedang dibobol.

Menurut RJ, laptop jarahan mereka sebagian besar memang dijual di luar daerah. Tetapi ada juga yang dijual langsung kepada warga kabupaten setempat.

Ketiga tersangka mendekam di sel tahanan Markas Kepolisian Resor Polewali Mandar. Mereka dijerat pasal 363 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang pencurian dengan ancaman hukuman lima tahun penjara. RJ juga terancam dipecat sebagai anggota Satpol PP.

Rasman Abdul Rahman/Polewali Mandar

![vivamore="
img_title Sidang Penjual Tas Hermes, Terdakwa Minta Maaf
Baca Juga :"]

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA




[/vivamore]
Ilustrasi pencurian.

Mahasiswi Pencuri Spesialis Kos-kosan Ditangkap

Motif pencurian adalah ekonomi dan sakit hati.

img_title
VIVA.co.id
27 Februari 2016
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut