Penjual Daging Sapi 'Rasa' Babi Ternyata PNS

Suami-Istri Jual Daging Sapi Ternyata Daging Sapi di Malang
Sumber :
  • VIVA.co.id/D.A. Pitaloka

img_title Harga Daging Melonjak, Ini Respons Menteri Pertanian

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Kepala Polresta Malang, AKBP Singgamata, para tersangka yang telah berjualan daging sejak dua tahun di Pasar Muharto. “Kalau tidak ada yang tanya, mereka tidak memberi informasi, tapi kalau ada yang tanya mereka bilang ini daging sapi,” katanya.
img_title Mendag Ogah Komentari Penundaan PPN 10 Persen Impor Sapi


img_title Ini Potensi Penyimpangan Jika Krisis Daging Tidak Diatasi
Polisi menjelaskan bahwa aparat awalnya menerima informasi itu pada Sabtu pekan lalu. Polisi kemudian mengembangkan penyelidikan dan akhirnya para tersangka ditangkap bersama barang buktinya pada Senin dini hari.

Modusnya, mereka menjual daging babi dibungkus plastik sejak dini hari setiap hari. Kondisi pasar terbuka yang kurang pencahayaan membuat pembeli tak bisa mengenali lebih detail daging yang dijual tersangka. Daging sengaja dijual dalam kondisi terbungkus plastik dan beku dengan banyak bunga es menempel pada daging.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Daging dijual tanpa digantung seperti lazimnya penjual daging di pasar tradisional. Tersangka juga menjual daging sapi palsu itu dengan harga murah. Jika daging normal harganya Rp90 ribu per kilogram sampai Rp100 ribu per kilogram, mereka menjual daging palsu itu dengan harga Rp40 ribu per kilogram hingga Rp70 ribu per kilogram.
Ilustrasi sapi.

Pemerintah Buka Keran Impor Daging dari Banyak Negara

Impor tidak hanya akad dari Australia dan India.

img_title
VIVA.co.id
10 Agustus 2016
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut