Malalayang Jadi Basis Kampanye Save Our Littoral Life

Penanaman Terumbu Karang Jelang HUT Kemerdekaan RI ke-70
Sumber :
  • Antara/Dewi Fajriani
VIVA.co.id
- Dipilihnya kawasan Malalayang di Kota Manado sebagai lokasi

puncak kampanye Save Our Littoral Life (SOLL) ternyata turut menyimpan

sebuah misi agar inisiatif Indonesia, dan Korps Marinir TNI Angkatan Laut

(AL) khususnya, dalam melestarikan terumbu karang lebih terdengar gaungnya

di dunia.


"Kawasan Malalayang dan sekitarnya, seperti Bunaken dan Bitung, telah cukup

dikenal luas oleh masyarakat dunia sebagai salah satu situs kekayaan laut

dunia, khususnya ekosistem terumbu karang. Kami berharap dengan menggelar

acara puncak di sini, kita dapat memiliki wibawa yang lebih tinggi lagi

sebagai pemain utama pelestarian terumbu karang di dunia," ujar Letkol

(Marinir) Suwandi dalam konferensi pers di tepian pesisir Malalayang, Kota Manado,

Kamis, 13 Agustus 2015.


Suwandi juga menambahkan bahwa posisi Malalayang sangat dekat dengan

kawasan Segitiga Terumbu Karang, sehingga memungkinkan gerakan awal yang

baik untuk melestarikan kawasan terkait sebagai pusat kekayaan laut dunia.


"Malalayang memberikan akses yang cukup baik bagi dunia untuk mengetahui
Perngati HUT RI, Veteran Perang Tabur Bunga di TMP Semarang

lebih jauh kampanye SOLL, bahwa kami sangat serius dalam upaya pelestarian
Mengintip Nasionalisme Warga Kampung Bendera di Surabaya

terumbu karang, dan kami akan terus bersemangat mengajak masyarakat luas
Pemilik Kafe Jamban Jalan Kaki dari Semarang ke Jakarta

turut andil di dalamnya," jelas Suwandi yang menyebut bahwa kegiatan itu
akan bersifat kontinyu.

"Kami akan memantau dengan rutin pertumbuhan terumbu karang," janji
Suwandi.

Dijelaskan, kegiatan puncak penanaman terumbu karang di Malalayang

dilaksanakan bersama-sama dengan masyarakat. Pasukan Korps Marinir TNI AL

telah menjalin kerja sama dengan banyak komunitas penyelam di Kota Manado

dan sekitarnya. Selain itu, masyarakat juga diajak turut serta

berpartisipasi dalam bentuk kegiatan lain selain menyelam, seperti gotong

royong membersihkan kawasan pesisir Malalayang dari ceceran sampah, hingga

sosialisasi meluas mengenai pola penangkapan ikan yang baik kepada nelayan.


Selain aksi peduli laut dan pesisir, acara puncak kampanye SOLL juga akan

menghadirkan panggung hiburan rakyat yang diisi oleh beberapa bintang tamu

kenamaan negeri ini. Beberapa bintang tamu tersebut adalah grup musik

Slank, vokalis Padi Fadly, Jane Shalimar, dan beberapa artis lokal

setempat.


"Alasan mengundang Slank adalah karena kebetulan kami satu visi dalam

mendukung kelestarian maritim," ujar Suwandi.


Kampanye SOLL sendiri merupakan buah inisiatif Komandan Korps Marinir TNI

AL Mayjen TNI (Marinir) Buyung Lalana yang merasa prihatin melihat kondisi

terumbu karang di perairan Indonesia. Melalui aksi penanaman sejuta terumbu

karang serta beberapa aksi pelestarian lainnya, Buyung berharap ekosistem

laut negeri ini akan kembali harmonis, sehingga memberikan dampak positif

bagi kehidupan manusia sekarang dan masa depan.


Dimulai sejak akhir bulan Mei lalu, kampanye SOLL ini akan mencapai

puncaknya pada tanggal 15 Agustus nanti, di mana akan terpusat di tiga

lokasi utama, yakni Pulau Weh, Pantai Malalayang, dan Teluk Ambon.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya