KPK Yakin Menangi Praperadilan Kasus RJ Lino

Sumber :
  • VIVA.co.id/Ikhwan Yanuar

VIVA.co.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) meyakini Hakim Udjianti menolak permohonan gugatan praperadilan yang diajukan oleh Richard Joost Lino, mantan Direktur Utama PT Pelindo II dalam putusan hari ini, Selasa 26 Januari 2016.

img_title Dari Transaksi Kecil hingga Rugi Miliaran Rupiah, Begini Cerita Korban Investasi Emas yang Seret Influencer JC dan KL

Wakil Ketua KPK Laode M. Syarief menyatakan jika penyidik meyakini ada penyimpangan yang dilakukan RJ Lino untuk kemudian menetapkannya sebagai tersangka. Menurut Laode, penetapan RJ Lino tersangka telah melalui proses yang matang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami optimis menang karena penetapan tersangkanya sudah dipikirkan matang-matang dan KPK sudah memiliki dua alat bukti yang cukup," kata Laode.

img_title Pengakuan Pemeran A Day in My Life, Alasan Mereka Buat Puluhan Video Porno Gay

Ia juga meyakini tidak ada prosedur yang salah dalam menetapkan RJ Lino sebagai tersangka. "Sehingga hakim seharusnya memenangkan KPK," katanya.

Sebelumnya KPK menduga ada penyimpangan terkait pengadaan 3 unit QCC di PT Pelindo ll Tahun Anggaran 2010. Lembaga anti rasuah itu menduga ada penunjukkan langsung yang dilakukan oleh Direktur Utama Pelabuhan lndonesia (Pelindo) ll, Richard Joost Lino.

img_title Bebizie Tak Hadir Dipanggil KPK, Pemeriksaan Kasus Korupsi Eks Bupati Kutai Kartanegara Dijadwal Ulang

Lino diduga telah menunjuk langsung perusahaan dari China, Wuxi Huadong Heavy Machinery Co. Ltd untuk pengadaan 3 unit QCC tersebut. KPK kemudian menemukan dua bukti permulaan yang cukup untuk menetapkan RJ Lino sebagai tersangka.

Tidak terima atas penetapan tersangkanya itu, RJ Lino lalu mengajukan praperadilan ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Pada salah satu gugatannya, Lino mempermasalahkan mengenai dugaan kerugian keuangan negara yang dia nilai belum ada penghitungan pasti.

Anak buah kapal (ABK) diduga dianiaya

18 Orang Jadi Tersangka Kasus ABK Diinjak Hingga Dipukuli, Polisi Beri Sinyal Tersangka TPPO Menyusul

Penanganan kasus dugaan penganiayaan terhadap empat ABK KM Maulana 23 yang videonya sempat viral terus bergulir. Hal itu dipastikan Polres Pelabuhan Tanjung Priok.

img_title
VIVA.co.id
11 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut