Disindir Jokowi soal Hambalang, Ini Balasan SBY

Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono di Jembata Suramadu
Sumber :
  • Ist

VIVA.co.id - Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono melihat saat ini banyak pihak yang tidak senang dengan kiprah Partai Demokrat membangun bangsa. Serangan banyak menimpa Demokrat terutama melalui media sosial.

SBY: Salah Saya Apa Disadap
Memang, beberapa hari ini publik, terutama di dunia maya, disuguhkan adegan saling kritik antara SBY dan Presiden Jokowi. Peninjauan Jokowi di lokasi megaproyek Wasma Atlet Hambalang pada Jumat 18 Maret 2016, yang diunggah Jokowi di twitternya menambah panas sitegang itu.
 
Nama SBY Disinggung-singgung dalam Sidang Ahok
Menurut SBY, apa yang dilakukan Demokrat selama ini bertujuan baik untuk bangsa. "Karena itu kalau ada yang curiga pada apa yang kami lakukan, itu hak kami menyapa rakyat dan menggerakkan mesin partai untuk tujuan yang baik," kata SBY di Surabaya, Minggu 20 Maret 2016.
 
Dukungan SBY ke Agus di Detik-detik Pengambilan Nomor Urut
SBY meminta kader Demokrat sabar menghadapai serangan itu dan tidak bereaksi berlebihan. "Kalau ada yang marah dan menunjukkannya melalui sosial media, membully, dan menyerang, sabar sajalah," ujar Presiden keenam itu.
 
SBY menganggap serangan itu sebagai kritikan. Dia juga meminta pemerintah tidak alergi dengan kritik. "Saya pernah memimpin negeri ini selama 10 tahun. Setiap hari ada sedikitnya 10 kritik dari rakyat kepada saya dan pemerintahan yang saya pimpin. 10 Kritik setiap hari, kalau dikali 10 tahun dikalikan saja berapa ribu kritik," tuturnya.
 
SBY ingin Demokrat menjadi kontrol agar pemerintah melaksanakan kebijakannya dengan baik dan bisa dirasakan oleh rakyat. Karena itu, dia meminta kepada seluruh pengurus partai agar mengevaluasi kinerja pemerintahan Jokowi.
 
"Sampaikan kepada kami pencapaian Presiden Jokowi yang baik, karena itu akan kami sampaikan nanti kepada Presiden. Begitu juga, sampaikan kepada kami mana yang masih belum baik, juga akan kami sampaikan ke Presiden," ujar SBY.
 
Dia menilai, pemerintahan saat ini terlalu menghambur-hamburkan anggaran untuk pengembangan infrastruktur. SBY beranggapan semestinya itu tidak dilakukan oleh Presiden Jokowi di tengah-tengah kondisi ekonomi yang lesu.
Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya