Soal SDA, Menteri Marwan Sebut Desa Sering Dirugikan

Marwan Jafar
Sumber :
  • Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.

WALHI Lontarkan Kritik

img_title Entaskan Kemiskinan, Kemendes Kembangkan Keuangan Syariah

Sementara itu, WALHI melontarkan kritik bagi semua pihak baik pemerintah maupun masyarakat. Mereka menilai perhatian publik terhadap lingkungan tidak cukup serius.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Isu lingkungan selama ini kerap diangkat, namun sekedar hanya pemanis bibir semata," ujar Direktur Eksekutif WALHI Abet Nego Tarigan.

img_title Kemendes Pangkas Anggaran Tak Penting Demi Efisiensi

Abet mengatakan, saat ini, berbagai isu lingkungan dan ekologis membutuhkan solusi konkrit. Salah satunya terkait isu konflik agraria kawasan perdesaan dengan pemangku hutan dan tambang di berbagai wilayah di Indonesia. Setidaknya ada 33 ribu wilayah perdesaan yang tumpang tindih dengan kawasan hutan dan kawasan perizinan pertambangan.

"Selama ini, dalam konflik kepentingan itu warga pedesaan selalu menjadi korban, di mana eksploitasi kawasan hutan dan perizinan pertambangan bermuara pada kerusakan lingkungan yang membuat warga desa tersingkir," ujarnya.

img_title Pemda Diminta Tidak Serampangan Belanja Anggaran

Karena itu, Walhi mendukung Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) yang mengeluarkan program desa ekologi. Desa ekologi yang berorientasi pada pemeliharaan ekologi dan lingkungan perdesaan akan menjadi salah satu jawaban akan kerusakan lingkungan yang kian merajelala akhir-akhir ini.

"Kami sangat mengapresiasi Kemendes PDTT membawa isu ekologi dan lingkungan perdesaan sebagai salah satu fokus pemberdayaan desa," imbuh Abet.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Abet mengemukakan bahwa keberadaan desa ekologi setidaknya akan menjelaskan posisi hukum akan hak tanah ulayat milik desa. Kesadaran dan pengakuan atas tanah ulayat ini pada gilirannya akan membuat warga desa sadar hak mereka dan berusaha menjaga melestarikannya.

"Selain itu, dengan program desa ekologis pemerintah melalui Kemendes PDTT bisa ikut menjaga kesinambungan ekologis di wilayah perdesaan," katanya. (asp)

 Anggota Komisi VI DPR RI, Marwan Jafar.

Anggota DPR Kesal ke Salah Satu BUMN, Mau Beli APD Malah Dipingpong

Mau beli APD untuk masyarakat di Dapilnya, tapi malah dipingpong.

img_title
VIVA.co.id
11 September 2020
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut