Oknum Kejati Bengkulu Ditangkap, Petinggi Kejagung Malu

Jaksa Agung HM Prasetyo dan Ketua KPK, Agus Raharjo, saat memberi keterangan pers di Jakarta beberapa waktu lampau.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Muhamad Solihin

VIVA.co.id – Jaksa Agung Muda Bidang Pengawasan Kejaksaan Agung, Widyo Pramono menyatakan malu, dengan tertangkapnya Kasie III Intel Kejaksaan Tinggi Bengkulu, Parlin Purba oleh Komisi Pemberantasan Korupsi.

Pemuda Terduga Penyebar Video Hoax Jaksa Habib Rizieq Dibebaskan

Menurut Widyo, hal ini menambah daftar hitam penegak hukum institusinya yang terjerat kasus korupsi.

Widyo menuturkan, seharusnya aparat penegak hukum, termasuk Korps Adhyaksa merasa malu bila melanggar hukum yang seharusnya mereka tegakkan.

Video Hoax Jaksa Terima Suap Diusut, Kubu Habib Rizieq: Cari Sensasi

"Malu aparat penegak hukum melakukan pelanggaran hukum itu sendiri. Saya mengimbau warga Adhyaksa berhati-hati lah dalam melaksanakan tugas," kata Widyo, saat jumpa pers bersama pimpinan KPK di kantor KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat 9 Juni 2017.

Widyo mengklaim, divisinya sudah berulang-kali mengingatkan jajaran kejaksaan di seluruh Indonesia agar tidak bermain-main dalam menangani perkara, termasuk kasus korupsi. Bahkan, dia mengaku sudah turun langsung mengingatkan jajaran di bawahnya, tetapi perilaku korupsi masih saja terjadi.

Sosok King Maker Tak Terungkap Meski Pinangki Divonis 10 Tahun Bui

"Saya keliling Indonesia, berupaya untuk mencegah. Ya kalau ini terjadi, kami hormati proses hukumnya," kata Widyo. 

Widyo menuturkan, dia diperintahkan langsung Jaksa Agung Muhammad Prasetyo untuk berkoordinasi dengan KPK mengenai kasus ini. Dia diberikan kesempatan untuk bertemu langsung dengan Parlin untuk masalah kode etik.

"Malam ini, saya difasilitasi bertemu yang bersangkutan. Saya akan pesan dan kepada yang lain, agar tak melakukan pelanggaran hukum," kata Widyo.

Untuk diketahui, pada kasus suap pengurusan perkara di Kejati Bengkulu, KPK telah menjerat tiga orang tersangka. Ketiganya yakni, Amin Anwari sebagai Pejabat Pembuat Komitmen di Balai Wilayah Sungai Sumatera VII Bengkulu, Kepala Seksie Intel III pada Kejati Bengkulu, Parlin Purba dan Direktur PT Mukomuko Putra Selatan Manjuto, Murni Suhardi.

Ilustrasi jaksa.

Survei SMRC: 59 Persen Publik Nilai Jaksa Tak Bersih dari Suap

Dalam survei SMRC, penilaian warga terhadap Kejaksaan dari beberapa aspek pada umumnya cenderung negatif, sedikit yang positif

img_title
VIVA.co.id
20 Agustus 2021