Mudik Gratis Kisruh, Kemenhub Kirim Kapal Perintis

Pemudik Kapal Laut
Sumber :
  • VIVAnews/Tri Saputro

VIVA.co.id – Angkutan mudik gratis melalui jalur laut rute Kalianget-Kangean di Pelabuhan Kalianget, Madura, Jawa Timur, mengalami kekacauan pada 19-21 Juni 2017 lalu. Agar kejadian serupa tidak terjadi pada arus balik, kapal bantuan dikirim oleh Kementerian Perhubungan.

img_title BP Haji Tolak Usulan Menag Berangkatkan Jemaah Haji dengan Kapal Laut

Mudik gratis jalur laut Kalianget-Kangean itu merupakan bagian dari program Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Pada hari pemberangkatan,ratusan pemudik asal Kangean gagal menyeberang karena KM Bahari Express 9C dalam proses perbaikan, setelah kandas di Kangean dan baling-balingnya rusak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

KM Bahari belum juga datang hingga keesokan harinya. Penumpang pun mendemo kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kalianget. Akhirnya, mereka diangkut dengan KM Dharma Bahari Sumekar pada Rabu 21 Juni 2017. Kendati melebihi kapasitas, pihak otoritas setempat mengizinkan kapal itu berlayar.

img_title KNKT Ungkap Mobil Listrik Berisiko Terbakar saat Naik Kapal Laut

Direktur Jenderal Perhubungan Laut pada Kementerian Perhubungan, Antonius Tonny Budiono, mengatakan, kekurangan armada rute Kalianget-Kangean sebetulnya terjadi sebelum lebaran. Namun, pihak Kesyahbandaran tidak melaporkan itu dan tidak mengajukan tambahan armada.

Belajar dari kejadian itu, Kemenhub mengirim kapal bantuan, yakni kapal perintis Sabuk Nusantara 27. "Untuk membantu mengurai penumpukan penumpang, baik di Pelabuhan Kalianget maupun Kangean," kata Antonius di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur, Rabu 28 Juni 2017.

img_title Dampak Abu Vulkanik Gunung Lewatobi, Ratusan Turis Asing di Labuan Bajo Pindah ke Bali Lewat Jalur Laut

Dia mengaku baru tahu Kalianget-Kangean kekurangan armada, setelah insiden kekisruhan angkutan mudik gratis lebaran di Pelabuhan Kalianget pada 21 Juni lalu. Setelah dievaluasi, Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Kalianget, Mochammad Ikhsan, dicopot dari jabatannya. "Dicopot per 22 Juni lalu," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kemenhub juga akan mengkaji jumlah armada kapal rute Kalianget-Bawean (Gresik). Jika penumpukan penumpang di Kalianget dan Bawean karena kekurangan kapal, maka pemerintah akan menambah armada. "Harus dikaji dulu, jangan sampai ketika ditambah justru tidak efesien," tuturnya.

Dia menjelaskan, kajian perlu atau tidaknya armada semestinya dilakukan dua bulan sebelum libur hari besar, untuk mengantisipasi lonjakan penumpang. "Penyediaan kapal harus sesuai kebutuhan berdasarkan hasil kajian tersebut," jelasnya. (ase)

Timnas Hindia Belanda (Sekarang Indonesia) Tampil Perdana di Piala Dunia 1938

Ketika Indonesia Pertama Kali Guncang Panggung Dunia Sepakbola, Tampil di Piala Dunia Prancis Naik Kapal Laut 2 Bulan

Kisah lengkap perjalanan tim Hindia Belanda yang saat ini Indonesia, ke Piala Dunia 1938, negara Asia pertama yang tampil di turnamen tersebut. Momen bersejarah!

img_title
VIVA.co.id
21 November 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut