Survei LSN Sebut Pengaruh Selebriti pada Pemilu 2024 Tak Signifikan

Anggota KPPS mengecek surat suara saat sesi penghitungan suara Pemilu serentak 2019. (Foto ilustrasi)
Anggota KPPS mengecek surat suara saat sesi penghitungan suara Pemilu serentak 2019. (Foto ilustrasi)
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Andika Wahyu

VIVA Politik – Direktur Eksekutif Lembaga Survei Nasional (LSN), Gema Nusantara Bakry, mengatakan bahwa influencer atau kalangan selebriti tidak begitu signifikan memengaruhi masyarakat untuk memilih calon presiden pada pemilu tahun 2024.

“Peran influencer dari kalangan artis atau selebriti ternyata tidak signifikan, atau hanya 2,4 persen,” kata Gema dalam keterangan pers secara virtual pada Jumat, 15 Juli 2022.

Menurut dia, 1.500 responden dalam survei itu lebih memilih calon presiden dalam pemilu 2024 murni pertimbangan sendiri atau kelompok pemilih otonom, yakni 25,5 persen. Mereka disebut kelompok pemilih otonom dalam menentukan pilihannya berdasarkan rasionalitas sendiri.

Pendapat dari tokoh agama, cendekiawan, tokoh adat, dan pejabat daerah, menurut survei itu, masih dijadikan referensi untuk memilih calon presiden oleh masyarakat. “Pendapat reference leaders atau reference persons yang dijadikan tujuan untuk memilih di antaranya tokoh agama, tokoh intelektual, dan tokoh adat,” katanya.

Ilustrasi warga mengikuti pemungutan suara ulang pemilihan umum (pemilu) 2019.

Ilustrasi warga mengikuti pemungutan suara ulang pemilihan umum (pemilu) 2019.

Photo :
  • ANTARA FOTO/Irwansyah Putra

Survei LSN ini dilakukan pada 10 sampai 24 Juni 2022 di 34 provinsi seluruh Indonesia. Populasi dari survei ini adalah seluruh warga Indonesia yang telah berusia 17 tahun atau memiliki kartu tanda penduduk (KTP).

Jumlah sampel sebesar 1.500 responden diperoleh melalui teknik pengambilan sampai secara acak bertingkat atau multistage random sampling. Kemudian, margin of error kurang lebih 2,53 persen pada tingkat kepercayaan sekira 95 persen dan pengumpulan data teknik wawancara tatap muka.