Eva-PDIP: 2012, Penegak Hukum Makin Terpuruk

Hakim Agung Achmad Yamanie
Sumber :
  • Situs Mahkamah Agung

VIVAnews - Anggota Komisi III Bidang Hukum DPR, Eva Kusuma Sundari berpendapat bahwa sepanjang tahun 2012 penegakan hukum di Indonesia semakin terpuruk. Eva pun memaparkan sejumlah indikasi.

Prabowo Pernah Bilang Demokrasi Sangat Melelahkan, Bamsoet Dorong Penyempurnaan UU Pemilu

Salah satunya, kata Eva, dapat dilihat dari data integritas kelembagaan oleh berbagai institusi yang menempatkan lembaga-lembaga penegak hukum seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Polri, dan Kejaksaan Agung masih berada pada posisi terburuk dibanding lembaga-lembaga lainnya.

Misalnya saja, mengenai kasus toleransi yang memburuk dan konflik yang makin sering terjadi. Korupsi meluas dan demokrasi yang mengkhawatirkan karena adanya RUU Keamanan Nasional (Kamnas) yang diajukan pemerintah.

"Itu merupakan dampak atau cermin dari kinerja penegakkan hukum yang rendah integritasnya sehingga gagal mendeliver keadilan," kata Eva dalam pesan elektroniknya, Minggu 23 Desember 2012.

RUU Kamnas ini, kata Eva, berpotensi memundurkan demokrasi dengan prinsip supremasi sipil. Pasalnya, kata Eva, ada keinginan militer masuk kembali ke politik. "Ini merupakan pengkhianatan reformasi," kata dia.

Bahkan, Eva melanjutkan, puncak gagalnya penegakan hukum di Indonesia adalah kinerja Mahkamah Agung--yang merupakan gerbang terakhir keadilan--dinodai oleh kasus Hakim dan beberapa hakim agung lain yang sedang dilaporkan kasus suap.

Eva mengatakan, kasus ini mengindikasikan MA rawan mafia hukum yang mengkomoditisasikan kasus-kasus mafia narkoba, mafia tanah, mafia korupsi dan lainnya. "Ini menunjukkan bahwa kerja mafia dari hulu (polisi dan penuntut) hingga hilir (pengadilan). Jadi MA kunci pembenahan penegakkan hukum di RI," lanjutnya. (adi)

Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Teddy John Sahala Marbun saat memberikan keterangan pers Jendral TNI bintang dua gadungan.(B.S.Putra/VIVA)

Mayjen Gadungan Nekat Masuk Markas TNI, Fakta-fakta Penyebab Tewasnya Polisi di Mampang

Selain berita soal Mayjen gadungan dan penyebab tewasnya polisi di Mampang, ada pula berita terkait Prabowo masuk jajaran terpopuler Kanal News VIVA, Sabtu kemarin.

img_title
VIVA.co.id
28 April 2024