PPP Akan Kerahkan 50 Ribu Kader Kepung Kantor Menkumham

Massa PPP Djan Faridz Unjuk Rasa di Menkumham
Sumber :
  • VIVA.co.id/Anhar Rizki Affandi

VIVA.co.id - Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan versi Muktamar Surabaya, Djan Faridz tetap menuntut Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly mengesahkan kepengurusan yang dia pimpin.

Djan pun berencana akan menyambangi kantor politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan itu bersama para kader PPP.

"Kami harapkan, 50 ribu turun ke kantor Menkum HAM," kata Djan dalam wawancara dengan tvOne, Minggu 17 April 2016.

Djan menegaskan, pengurus wilayah PPP di 34 provinsi sudah confirm. Ia mengklaim seluruh kader dari Indonesia akan ikut turun.

"Tetapi, yang kita jahit Jawa dulu, untuk turun silaturahmi ke kantor Menkumham," ujar dia lagi.

Kapan pastinya dia akan melakukan aksi tersebut?

"Dalam waktu dekat kami akan turun," kata Djan.

Menteri Perumahan Rakyat pada era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu menargetkan minimal 5.000 kader yang akan turun. Untuk Jakarta, menjanjikan padanya akan menurunkan 25 ribu kader.

PPP Masih Bergolak, Menkumham Dituding Biang Kerok

"Jakarta itu bersama Banten dan Jawa Barat, 25 ribu target (untuk Jakarta)," tuturnya.

Djan menyampaikan, rencananya tersebut di Yogyakarta. Pada saat itu, ia tengah menghadiri acara tablig akbar yang mengusung semangat 'Dari Jogja Kita Melawan'.

Alasan PPP Ajak Profesional Jadi Pengurus Partai

Namun, kegiatan tersebut diwarnai dengan peristiwa pelemparan bom molotov oleh pihak tak bertanggung jawab saat iring-iringan massa hendak pulang. Akibatnya, satu orang kader PPP tewas, dan satu lagi mengalami luka berat.

Djan mengutuk keras aksi teror tersebut. Dia menegaskan, tidak takut dan akan terus melawan

'Pemerintah Gunakan Kekuasaan sebagai Dasar Bertindak'

(asp)

Ketua Umum DPP PPP Muktamar Jakarta, Djan Faridz.

Djan Faridz Ancam Menkumham Bila Tak Cabut SK PPP Romy

Demi menghindari sanksi pidana dalam Pasal 421 KUHP.

img_title
VIVA.co.id
25 November 2016