Cara Mudah Punya Dana Darurat
- REUTERS/Darren Whiteside
VIVA – Dana darurat adalah bagian yang cukup penting dalam keuangan sehari-hari. Tak hanya bagi orang yang berpenghasilan rendah, tapi dana darurat ini juga penting bagi orang yang memiliki penghasilan cukup, bahkan tinggi sekalipun.
Dana darurat ini bisa digunakan saat kebutuhan mendesak yang membutuhkan banyak biaya. Jika sampai tidak memiliki dana darurat, tentu saja Anda bisa mengeluarkan uang yang cukup besar untuk membiayai kebutuhan mendesak tersebut yang nantinya dapat memengaruhi kebutuhan bulanan.
Karena cukup penting, tentu saja disarankan setiap orang untuk memiliki dana darurat. Bagi Anda yang kesusahan dalam menyisihkan pendapatan untuk dana darurat ini, tips-tips di bawah ini dari Cermati.com bisa membantu Anda.
1. Sisihkan setidaknya 10-15 persen dari pendapatan bulanan
Cara pertama yang bisa Anda lakukan adalah dengan menyisihkan pendapatan setiap bulannya. Setidaknya, 10-15 persen dari pendapatan bulanan. Saat gajian tiba, langsung bagilah pendapatan Anda ke beberapa bagian, termasuk dana darurat.
Jika anda melakukannya secara rutin, tidak menutup kemungkinan jika jumlah dana darurat ini akan terus bertambah. Jika memiliki komitmen yang kuat, Anda bisa mengatur pos dana darurat setiap bulannya tanpa menganggu kebutuhan bulanan.
2. Buat Jadwal transfer ke rekening khusus secara otomatis
Anda bisa membuat tabungan khusus yang digunakan untuk menampung dana tabungan darurat. Setelah itu, buatlah jadwal khusus yang digunakan untuk mentransfer secara otomatis dari rekening bulanan ke rekening khusus tersebut.
Hal ini dapat menjadi cara yang lebih aman, apalagi bagi Anda yang sering lupa. Jika takut tergoda untuk menggunakan dana yang ada dalam dana darurat, Anda bisa menyimpan kartu ATM dana darurat di tempat yang aman dan tidak membawanya berbelanja atau bepergian.
3. Manfaatkan bonus tahunan
Selain gaji bulanan, Anda juga bisa memanfaatkan bonus tahunan karyawan untuk dimasukkan ke dalam tabungan darurat. Biasanya tabungan darurat ini berjumlah hingga beberapa kali lipat dari gaji bulanan. Anda tak perlu berambisi untuk menabungkan seluruh bonus tahunan.
Anda bisa menggunakan sebagian untuk keperluan yang memang penting dan dibutuhkan. Namun, jika Anda bisa, juga tidak ada salahnya untuk menabungkan semua bonus tahunan yang anda dapatkan.